JBL Luncurkan Jargon 'Made To Be Heard', Identitas Baru di Usia 80 Tahun
Jargon baru JBL 'Made To Be Heard'. (Dok HARMAN-JBL)--
Jakarta, ID – JBL, merek dari produk audio dan aksesori elektronik dari HARMAN International, resmi memperkenalkan jargon identitas merek global terbarunya, 'Made To Be Heard' untuk wilayah Asia-Pasifik.
Hadir bertepatan dengan momen perayaan hari jadi JBL yang ke-80, identitas baru tersebut menandai perubahan besar bagi sang raksasa audio global.
Kini, JBL tidak sekadar berfokus pada kualitas suara yang luar biasa, tetapi juga aktif mendukung dan memberikan panggung bagi beragam ekspresi, kreator, serta komunitas yang menghidupkan makna dari audio itu sendiri.
"'Made To Be Heard' mewakili evolusi JBL selanjutnya sebagai sebuah merek yang dibangun di atas ide-ide berani, kreativitas tanpa batas, dan ekspresi diri yang autentik,” ujar General Manager and Vice President, Consumer Audio, HARMAN Asia Pacific Grace Koh, dikutip InfoDigital, Selasa (6/10/2026).
BACA JUGA:HARMAN Tindak 500 Ribu Marketplace Penjual Produk Ilegal, JBL Palsu Jadi Sorotan
Di seluruh kawasan Asia Pasifik, lanjut dia, HARMAN melihat konsumen mulai menggunakan berbagai cara baru untuk mengekspresikan diri dan saling terhubung melalui audio, menjadikan momen ini sangat berarti bagi kami.
'Made to Be Heard' pun disebutnya merupakan komitmen HARMAN untuk menginspirasi rasa percaya diri, merayakan orisinalitas, sekaligus menghadirkan inovasi dan performa yang selalu diharapkan dari JBL.
“Lebih dari sebelumnya, kami ingin setiap interaksi dengan JBL mampu memberdayakan setiap orang untuk menunjukkan siapa diri mereka, karena setiap suara berhak untuk didengar,” tuturnya.
Tinggalkan Jargon Lama
Selama tujuh tahun terakhir (2017–2024), identitas kampanye JBL sebelumnya, 'Dare to Listen', telah mengajak konsumen untuk berani melampaui batas dan mematahkan ekspektasi.
Transisi menuju 'Made To be Heard' memperluas semangat keberanian dengan visi yang lebih besar dan inklusif.
Fokus JBL bergeser dari yang sebelumnya berpusat pada pendengar, kini menjadi pemberdayaan sang pembuat karya, merayakan keberagaman suara, serta mengakui bahwa audio memiliki peran penting dalam membentuk identitas modern masa kini.
Dikembangkan melalui riset konsumen global yang mendalam, identitas baru tersebut mencerminkan dua pilar utama dari warisan JBL.
'Made To Be Heard' tidak hanya menegaskan kualitas rancangan produk JBL yang secara struktural diciptakan untuk menghasilkan suara sejernih kristal, tetapi juga menjadi komitmen nyata JBL dalam membangun emosional yang nyata, kedekatan personal, dan relevansi budaya dengan penggunanya.