<strong>Jakarta, ID -</strong> <a href="https://infodigital.co.id/alibaba-dan-posfin-kerja-sama-layanan-tekfin/"><strong>Alibaba Cloud</strong></a>, tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan dari <a href="https://infodigital.co.id/telkom-dan-alibaba-cloud-kerja-sama-cloud/"><strong>Alibaba Group</strong></a> asal China, mengumumkan peluncuran layanann inovatif internasional Alibaba Cloud Container Compute Service (ACS). Layanan tersebut dirancang untuk menyederhanakan dan mengoptimalisasi penerapan pembagian kerja dengan menggunakan teknologi <em>container</em>. ACS sudah tersedia untuk pelanggan internasional mulai Januari 2025. ACS, yang menggunakan Kubernetes sebagai antarmukanya, menghadirkan layanan <em>container serverless</em> yang menyediakan sumber daya komputasi sesuai dengan standar <em>container</em>. Produk baru ini menghilangkan kebutuhan pengguna untuk mengelola node dan klaster yang mendasarinya, sehingga secara signifikan mengurangi biaya dan hambatan teknis dalam penerapan <em>container</em>. Pelanggan juga dapat menggunakan model pembayaran sesuai pemakaian (<em>pay-as-you-go</em>), sehingga dapat menghindari alokasi berlebih dan menyesuaikan skala sesuai kebutuhan yang membantu optimalisasi biaya selama periode penggunaan tinggi maupun rendah. "Seiring makin luasnya penerapan beban kerja pada teknologi <em>container</em>, kami mengembangkan solusi yang lebih mudah diakses untuk mengantisipasi kebutuhan pelanggan yang terus berkembang," ujar <em>General Manager of Infrastructure Products</em> Alibaba Cloud Jiangwei Jiang, dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.co.id</em></strong></a>, Jumat (17/1/2025). Menurut dia, ACS merupakan langkah besar dalam cara bisnis memanfaatkan teknologi <em>container</em> karena menawarkan efisiensi biaya dan kemudahan penggunaan untuk mendukung produktivitas bisnis secara optimal. Teknologi <em>container</em> adalah bentuk virtualisasi yang mengemas program beserta seluruh kebutuhan untuk menjalankannya dengan lancar. Teknologi ini memudahkan aplikasi di berbagai perangkat dan sistem tanpa masalah. Karena lebih efisien dan mampu menghemat sumber daya, <em>container</em> sebagai metode pengembangan yang semakin populer. <strong>A</strong><strong>tasi Tantangan </strong> Sementara itu, ACS dirancang untuk mengatasi kerumitan dalam konfigurasi Kubernetes, pengelolaan sumber daya, dan fleksibilitas sesuai kebutuhan. Dengan mengintegrasikan <em>container</em> dan sumber daya berbasis arsitektur Shenlong dari Alibaba Cloud, ACS memungkinkan skalabilitas maksimum untuk sumber daya komputasi. Solusi ini mampu mengurangi biaya daya komputasi hingga 55%. "ACS telah mentransformasi layanan orkestrasi <em>container </em>menjadi produk komputasi yang komprehensif. Pengguna hanya membayar kapasitas komputasi yang mereka gunakan," tambah Jiang. Produk tersebut pun diklaim sepenuhnya kompatibel dengan teknologi Kubernetes dan mendukung migrasi mulus ke <em>cloud, </em>baik untuk ekosistem <em>open-source</em> maupun produk yang dikembangkan sendiri. Keunggulan utamanya adalah pengguna dapat terus menggunakan metode manajemen Kubernetes serta format fail yang sudah dikenal. Selain itu, pengguna tidak perlu membeli node sebelumnya, cukup mendeklarasikan kebutuhan beban kerja. Selanjutnya, ACS mencocokkannya dengan sumber daya komputasi yang diperlukan. Hal tersebut pun meminimalisasi biaya tambahan dan kebutuhan sumber daya manusia untuk pemeliharaan infrastruktur. (bdm)
Alibaba Hadirkan ACS bagi Pelanggan Internasional
Jumat 17-01-2025,14:00 WIB
Editor : redaksi
Kategori :