UMKM Go Digital Tingkatkan Omzet dan Ekspor

Minggu 02-03-2025,08:30 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi

<strong>Jakarta, ID - </strong>Upaya untuk terus mendigitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (<a href="https://infodigital.co.id/digitalisasi-umkm-dongkrak-ekonomi-kampung-dinoyo-40/"><strong>UMKM <em>Go Digital</em></strong></a>) di Tanah Air terus diintensifkan. Gerakan ini diyakini akan meningkatkan jangkauan pasar, kuantitas dan kualitas ekspor, serta meningkatkan omzet. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) pun memfasilitasi pelaku <a href="https://infodigital.co.id/google-bekali-umkm-indonesia-keahlian-ai/"><strong>UMKM <em>Go Digital</em></strong></a>, antara lain melalui program Digital Talent Scholarship (DTS). Pelaksanaan pelatihan melibatkan  ekosistem platform digital global di Indonesia. Wakil Menteri Komdigi (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan, melalui program itu, Kemkomdigi telah memfasilitasi ratusan ribu pelaku UMKM meningkatkan omzet dan membuka peluang ekspor ke pasar global. “Ada satu <em>startup</em>, namanya Evernote, satu sekitar 300 ribuan UMKM yang ikutan di dalam platform itu yang rata-rata omzet-nya mulai dari Rp50 juta. Kemudian, dalam 2 tahun, omzetnya bisa sampai Rp5 miliar dan mengekspor produk ke pasar global,” jelas Nezar,  dalam ‘<em>Talkshow</em> Strategi Meningkatkan Kapasitas dan Daya Saing UMKM di Era Digital’ di Universitas Pertamina, Jakarta Selatan, dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.co.id</em></strong></a>, Jumat (28/2/2025). Karena itu, Wamenkomdigi terus mendorong pelaku UMKM binaan Pertamina Foundation dapat siap bertarung di pasar nasional hingga Tingkat global. Menurut dia, dengan pelatihan yang cukup dan pengalaman berbisnis, pelaku UMKM akan mampu dalam menghadapi berbagai macam tantangan. “Pengalaman dalam berbisnis ini akan membuat 1 <em>wisdom</em> sendiri. UMKM dapat mengetahui apa masalahnya, dari soal bagaimana strategi finansialnya, serta strategi produksi dan <em>marketing</em> yang tepat,” jelasnya. Dinamika digitalisasi saat ini pun menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memanfaatkan ekosistem platform digital. <strong>Program Pelatihan</strong> Karena itu, Kemkomdigi siap membuka kesempatan bagi setiap pelaku UMKM di Indonesia untuk memanfaatkan program pelatihan UMKM <em>Go Digital</em>. “Saya ingin UMKM <em>go to market</em>, masuk ke pasar, dan kita di Kemkomdigi siap membantu bekerja sama, bagaimana UMKM <em>Go Digital</em>. Jadi, dari strategi <em>marketing</em>, bagaimana UMKM masuk ke platform, kita akan coba <em>connect</em>-kan dengan ekosistem <em>startup</em>,” tuturnya. Meskipun penggunaan platform digital bagi UMKM telah bertumbuh signifikan, namun nilai ekspor UMKM Indonesia di tingkat Asean masih rendah. Karena itu, Wamenkomdigi Nezar Patria kembali mengajak para pelaku UMKM untuk mengambil setiap peluang di era digital. “Ekspor hasil UMKM kita di tingkat Asean kecil sekali dibandingkan dengan beberapa negara tetangga. Jadi, mari sama-sama kita genjot potensinya lebih besar lagi,” pungkas dia. (dmm)

Tags :
Kategori :

Terkait