<strong>Jakarta, ID -</strong> Hitachi Vantara, anak perusahaan dari Hitachi Ltd yang bergerak di bidang penyimpanan data, infrastruktur, dan manajemen <em>hybrid cloud</em>, menghadirkan Hitachi EverFlex AI Data Hub as a Service. Layanan terbaru tersebut merupakan solusi konsumsi infrastruktur terpadu yang sepenuhnya dikelola dan dirancang untuk mengatasi tantangan dalam persiapan data AI. Solusi beeguna untuk menghadirkan <em>lakehouse</em> data modern yang dilengkapi dengan kapabilitas <em>workbench</em> terintegrasi untuk kebutuhan AI, <em>business intelligence</em> (BI), dan data. “Melalui penawaran terbaru ini, kami membantu pelanggan untuk mengintegrasikan, menyiapkan, dan mendapatkan kendali lebih besar atas data relevan di tengah lonjakan data tidak terstruktur yang dihasilkan oleh AI,” ujar Wakil Presiden Senior Global Services di Hitachi Vantara Jeb Horton, dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.co.id</em></strong></a>, Senin (16/6/2025). Pada akhirnya, lanjut dia, solusi itu memberdayakan organisasi untuk mengelola data di mana pun data itu berada. Solusi tersebut akan mempercepat inovasi dan eksperimen AI, menghadirkan wawasan secara <em>real-time</em>, serta secara signifikan mengurangi biaya dan kompleksitas dalam mengelola lanskap data terdistribusi saat ini. <strong>Masalah Manajemen Data</strong> Di tengah pesatnya adopsi AI, banyak organisasi dihadapkan pada tugas manajemen data yang kompleks, meskipun sumber daya mereka terbatas dan lingkungan data semakin rumit. <u><a href="https://www.hitachivantara.com/en-us/gated-forms/how-ai-shifting-data-foundation">Laporan </a><em><a href="https://www.hitachivantara.com/en-us/gated-forms/how-ai-shifting-data-foundation">State of Data Infrastructure</a></em></u> terbaru dari Hitachi Vantara mengungkap bahwa 98% organisasi saat ini menggunakan lebih dari satu platform penyimpanan data dan lebih dari setengahnya (57%) menyimpan data di keempat jenis platform, yakni <em>on-premise, cloud privat, cloud hybrid,</em> dan <em>cloud</em> publik. Hal tersebut telah menciptakan berbagai tantangan dalam menyiapkan data untuk keperluan AI. <u><a href="https://www.rand.org/pubs/research_reports/RRA2680-1.html">Penelitian</a></u> juga menunjukkan bahwa hingga 80% proyek AI dan data mengalami kegagalan, serta lebih dari US$100 miliar per tahun hilang akibat kesulitan dalam persiapan data AI, aktivasi, dan biaya operasional. Dengan menawarkan <em>data lakehouse</em> modern yang memungkinkan akses data dari mana saja, Hitachi EverFlex AI Data Hub as a Service pun membantu pelanggan mengelola beban kerja AI dengan lebih baik. Hal itu dilakukan melalui skema pembayaran hanya untuk infrastruktur yang dibutuhkan serta tetap memperoleh keamanan, kontrol, dan efisiensi biaya khas infrastruktur <em>hybrid cloud</em>. Dirancang untuk mendukung kualitas data yang kuat dan tata kelola yang baik, layanan tersebut pun memungkinkan pelanggan menghadirkan satu tampilan terpadu atas data perusahaan guna mempercepat inisiatif AI dan BI, sehingga memberikan wawasan lebih cepat dan hasil bisnis yang lebih baik. (bdm)
Hitachi EverFlex AI Integrasikan Data Mulus
Senin 16-06-2025,13:30 WIB
Editor : redaksi
Kategori :