Kuartal I, Sektor TIK RI Tumbuh 7,14%

Rabu 13-05-2026,14:00 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi

<strong>Jakarta, ID</strong> - Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa <a href="https://infodigital.co.id/kuartal-i-xlsmart-belanja-capex-rp22-triliun/"><strong>sektor informasi dan komunikasi (infokom)</strong></a> atau <a href="https://infodigital.co.id/2025-sektor-tik-ri-tumbuh-tembus-8/"><strong>teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Indonesia</strong></a> tumbuh 7,14% pada kuartal I-2026. Pertumbuhan sektor TIK tersebut turun 0,58% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (kuartal I-2025) masih 7,72%. Pertumbuhannya juga tak lebih baik dibandingkan kuartal IV-2025 dengan persentase 8,09%. Walau turun, sama seperti sebelum-sebelumnya, pertumbuhan sektor TIK kuartal I-2026 tetap masih lebih bagus dibandingkan ekonomi nasional yang tumbuh 5,61%, atau naik 0,74% dibandingkan setahun sebelumnya 4,95%. Pertumbuhan TIK di Tanah Air juga lebih bagus dibandingkan tiga sektor utama/strategis lain di Tanah Air, yakni pertambangan dan penggalian, perdagangan mobil dan motor, serta industri pengolahan/manufaktur. Sementara itu, dibandingkan dengan 4 sektor strategis lain, pertumbuhan TIK menempati peringkat kedua, atau hanya dikalahkan sektor transportasi dan pergudangan yang menempati posisi pertama, tumbuh 8,04%. Namun, tidak seperti sebelumnya, dengan perumbuhannya tersebut, pada kuartal I-2026, sektor TIK terlempar dan tidak lagi menjadi salah satu sumber utama penting pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor industri manufaktur menjadi sumber utama pertumbuhan ekonomi nasional dengan kontribusi 1,03%. Selanjutnya, industri perdagangan berkontribusi 0,82%, pertanian 0,55%, konstruksi 0,53%, serta sektor-sektor lainnya 2,68%. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan, pertumbuhan Konomi kuartal I-2026 terutama didukung oleh kinerja sejumlah lapangan usaha utama. Industri pengolahan menjadi kontributor terbesar terhadap PDB dengan porsi 19,07% dan tumbuh 5,04%. Lalu, sektor perdagangan yang menyumbang 13,28% dengan pertumbuhan 6,26%. “Sektor informasi dan komunikasi (infokom/TIK) juga mencatat pertumbuhan 7,14%,” ungkap Amalia, dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.co.id</em></strong></a>, Rabu (13/5/2026). Masih menurut data BPS, pada periode akhir Februari 2026, sektor infokom juga mampu menyerap atau berkontribusi sekitar 0,84% dari total 147,54 juta orang Indonesia yang bekerja. <strong>Kinerja XLSMART</strong> Sebagai indikator pembanding, kinerja emiten telko dan digital PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) tumbuh meyakinkan pada kuartal I-2026. Sedangkan PT Indosat Tbk dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk belum mempublikasikan pencapaiannya. XLSMART mampu meraih laba bersih dinormalisasi tumbuh 254% YoY menjadi Rp 1,37 triliun dari total pendapatan Rp11,84 triliun pada kuartal I-2026, tumbuh 38% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (<em>year on year</em>/YoY). Kontribusi layanan data dan digital tetap menjadi penopang utama bisnis XLSMART dengan kontribusi sebesar 91,8% terhadap total pendapatan kuartal I-2026. Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya kualitas pasar, optimalisasi portofolio pelanggan, serta peningkatan utilisasi layanan data bernilai tambah yang tercermin pada kenaikan <em>blended </em>ARPU menjadi Rp47,3 ribu. Periode sama, trafik layanan data perseroan pun tumbuh 36% YoY menjadi 3.867 <em>petabytes</em>, didorong meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital berkualitas tinggi, termasuk <em>streaming</em> video, <em>mobile gaming</em>, dan berbagai layanan berbasis <em>cloud</em>. Dampak dari merger XL Axiata dan Smartfren menjadi XLSMART telah berdampak pada peningkatan signifikan jumlah 253.750 BTS yang dioperasikan untuk melayani 69,4 juta pelanggan seluler. (bdm) <strong>Pertumbuhan 5 Sektor Utama RI </strong> <table> <tbody> <tr> <td width="264"><strong>Sektor </strong></td> <td width="66"><strong>2023</strong></td> <td width="66"><strong>2024</strong></td> <td width="66"><strong>2025</strong></td> <td width="78"><strong>Kuartal </strong> <strong>I-2025</strong></td> <td width="78"><strong>Kuartal </strong> <strong>I-2026</strong></td> </tr> <tr> <td width="264">Transportasi dan Pergudangan</td> <td width="66">13,96</td> <td width="66">8,69</td> <td width="66">8,78</td> <td width="78">9,01</td> <td width="78">8,04</td> </tr> <tr> <td width="264"><strong>Infokom/TIK</strong></td> <td width="66"><strong>7,59</strong></td> <td width="66"><strong>7,57</strong></td> <td width="66"><strong>8,35</strong></td> <td width="78"><strong>7,72</strong></td> <td width="78"><strong>7,14</strong></td> </tr> <tr> <td width="264">Pertambangan dan Penggalian</td> <td width="66">6,12</td> <td width="66">4,90</td> <td width="66">-0,66</td> <td width="78">-1,23</td> <td width="78">-2,14</td> </tr> <tr> <td width="264">Perdagangan</td> <td width="66">4,85</td> <td width="66">4,86</td> <td width="66">5,49</td> <td width="78">5,03</td> <td width="78">6,26</td> </tr> <tr> <td width="264">Industri Pengolahan/Manufaktur</td> <td width="66">4,64</td> <td width="66">4,43</td> <td width="66">5,30</td> <td width="78">4,55</td> <td width="78">5,04</td> </tr> <tr> <td width="264"><strong>Ekonomi Nasional</strong></td> <td width="66"><strong>5,05</strong></td> <td width="66"><strong>5,03</strong></td> <td width="66"><strong>5,11</strong></td> <td width="78"><strong>4,87</strong></td> <td width="78"><strong>5,61</strong></td> </tr> </tbody> </table> <strong>Sumber: Budan Pusat Statistik</strong> <strong>Satuan dalam persentase (%)</strong>

Tags :
Kategori :

Terkait