Jakarta, ID - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, emiten telko digital terbesar di Tanah Air dengan kode saham TLKM, berusaha untuk berkontribusi dalam menjaga ekosistem pesisir Kepulauan Maluku.
Telkom mewujudkannya dengan melakukan upaya testorasi terumbu karang di Pulau Buru lewat program ‘Bisa Biru’. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif TelkomGroup dalam pilar lingkungan ‘Bisa Lestari’.
Di bawah pilar tersebut, Telkom pun menghadirkan ‘Bisa Biru’, sebuah program yang didedikasikan khusus untuk restorasi ekosistem pesisir dan laut di wilayah Indonesia.
"Sebagai perusahaan digital, Telkom juga berfokus pada kelanjutan lingkungan,” ucap Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto, dikutip InfoDigital.
BACA JUGA:61 Tahun, Telkom Ajak Karyawan Ikuti Program Sosial dan Lingkungan
Terakhir, Program ‘Bisa Biru’ dilaksanakan di Pulau Buru, Maluku, pada 3–10 Juni 2026, sekaligus memperingati momentum Hari Laut Sedunia dengan tema ‘Ibu Karang: Coral Reefs Restoration & Beyond’.
Dalam pelaksanaannya, Telkom menurunkan 50 substrat sebagai media tanam baru dan melakukan transplantasi sebanyak 2.500 fragmen terumbu karang berkelanjutan, yang diikuti dengan pendataan serta riset berkala.
Selain pemulihan fisik bawah laut, aspek sosial turut disentuh melalui pemberdayaan perempuan pesisir yang bergerak sebagai ‘Ibu Karang’, didukung dengan sesi diskusi interaktif mengenai pentingnya konservasi ekosistem terumbu karang bersama komunitas lokal.
Hery menjelaskan, restorasi terumbu karang di Pulau Buru merupakan langkah strategis Telkom dalam merespons kondisi kritis ekosistem laut di wilayah tersebut.
Melalui program Bisa Biru, Telkom tidak hanya berfokus pada pemulihan lingkungan fisik bawah laut, tetapi juga membangun kemandirian masyarakat lokal.
Dengan melibatkan kelompok perempuan sebagai ‘Ibu Karang’, Telkom ingin memastikan bahwa semangat ‘Bersama Jadi Bisa’ agar dapat menjaga laut yang mengakar kuat di keluarga dan komunitas pesisir.
“Dampaknya pun dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang," imbuh Hery.
Kondisi Ekosistem Laut
Inisiatif itu dijalankan TelkomGroup karena kondisi ekosistem laut di beberapa wilayah Indonesia saat ini membutuhkan perhatian yang sangat mendesak karena kondisinya secara umum memprihatinkan.
BACA JUGA:Telkom Apresiasi 17 Inovator Lingkungan