Indonesia Fokus Dorong Adopsi AI pada 4 Sektor

Kamis 16-07-2026,15:00 WIB
Editor : Abdul Muslim

Jakarta, ID - Pemerintah,  melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), terus mendorong adopsi teknologi artificial intelligence (AI) di Tanah Air, terutama di empat sektor, yakni pendidikan, kesehatan, jasa keuangan, dan sektor layanan publik/pemerintahan. 

Upaya mendorong adopsi teknologi AI pada empat sektor tersebut pun diarahkan bisa memastikan bahwa pemanfaatannya tidak berhenti pada penggunaan dasar. 

Penerapan AI juga diharapkan mampu mendorong transformasi di sektor pendidikan, kesehatan, jasa keuangan, dan pemerintahan secara produktif, bertanggung jawab, serta berdaya saing.

Menurut Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria, Indonesia perlu memanfaatkan momentum di tengah masyarakat di Tanah Air sangat adaptif terhadap AI, dan bahkan, tingkat adopsi AI tertinggi di dunia.

Indonesia masuk ke dalam lima besar dunia dalam penggunaan ChatGPT untuk coding dan analitik data serta pendidikan. Sementara itu, hampir separuh angkatan kerja Indonesia juga telah memanfaatkan AI.

BACA JUGA:33% Pekerja Indonesia Berada di Garis Depan Adopsi AI

"Adopsi saja mungkin tidak cukup, memakai AI saja tidak cukup, tapi bagaimana kapabilitas dalam menggunakannya menjadi sangat penting," ujar Nezar Patria, dalam forum diskusi ‘Closing the AI Capability Gap in Indonesia’ di Jakarta Pusat, dikutip InfoDigital, Kamis (16/7/2026).

1. Fokus di Sektor Pendidikan

Langkah strategis pertama difokuskan pada sektor pendidikan. 

Kemkomdigi pun mendorong pemanfaatan AI yang tidak lagi terbatas pada eksperimen individu, tetapi juga diterapkan secara terstruktur di lingkungan pendidikan dengan tetap memperhatikan keamanan dan kesesuaian usia peserta didik.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus menjaga kemampuan berpikir kritis generasi muda.

"Kita harus beralih dari eksperimentasi informal oleh siswa menuju adopsi kelembagaan yang terstruktur, aman dan sesuai dengan tahapan usia," tegasnya.

BACA JUGA:Adopsi AI Tambah PDB Indonesia US$140 Miliar

2. Sektor Kesehatan

Langkah kedua diarahkan pada sektor kesehatan.

Kategori :