Jakarta, ID - Pendapatan usaha PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang bergerak pada layanan utama telekomunikasi seluler (mobile broadband) dan berbasis kabel (fixed broadband), berkontribusi 73,25% terhadap total pendapatan usaha TelkomGroup pada semester I-2026.
Pada semester I-2026, pendapatan usaha Telkomsel mencapai Rp55,6 triliun, berkontribusi 73,25% terhadap total pendapatan TelkomGroup yang mencapai Rp75,9 triliun.
Sementara itu, khusus Telkomsel, pendapatan tumbuh 3,3% dibandingkan setahun lalu (year on year/YoY) menjadi Rp55,6 triliun, EBITDA meningkat 8,6% YoY menjadi Rp26,1 triliun, margin menguat menjadi 46,9% pada semester I-2026.
Periode yang sama, laba bersih Telkomsel pun tumbuh 8,3% YoY menjadi Rp10,4 triliun. Kinerja Telkomsel ditopang pendapatan bisnis digital yang naik 11,0% YoY dan pertumbuhan konsumsi data sebesar 0,8% YoY.
BACA JUGA:Semester I, Laba Telkom Tembus Rp10 Triliun
Angka pertumbuhan tahunan Telkomsel itu didukung oleh pendapatan bisnis mobile yang meningkat 5,6% menjadi Rp42,8 triliun dan pendapatan bisnis digital yang tumbuh 11,0% menjadi Rp40,8 triliun.
Konsumsi/trafik data Telkomsel juga meningkat 0,8% dibanding tahun sebelumnya menjadi 11,8 juta terabyte, menunjukkan peran konektivitas yang semakin besar dalam membantu pelanggan bekerja, belajar, menjalankan usaha, dan menikmati layanan digital.
“Pencapaian Semester I 2026 merupakan hasil dari kepercayaan pelanggan serta kerja bersama seluruh insan Telkomsel untuk terus melayani dengan sepenuh hati,” kata Direktur Utama Telkomsel Nugroho, dikutip InfoDigital, Senin (3/8/2026).
Dia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan, Telkom Indonesia sebagai perusahaan induk, serta Danantara Indonesia yang terus memperkuat arah transformasi, tata kelola, dan daya saing Telkom Group.
Dukungan Pelanggan
Nugroho menjelaskan, pertumbuhan bisnis mobile yang sehat didukung melalui penyederhanaan produk, disiplin penawaran, dan peningkatan adopsi layanan dengan nilai tambah yang lebih relevan.
Pada Semester I-2026, rata-rata pendapatan per pelanggan (ARPU) mobile Telkomsel meningkat 9,0% dibanding tahun sebelumnya menjadi Rp45,6 ribu, dengan basis pelanggan mencapai 153,5 juta.
Pencapaian tersebut pun mencerminkan peningkatan produktivitas pelanggan dan kebutuhan yang semakin kuat terhadap layanan digital Telkomsel.
BACA JUGA:Telkomsel Optimasi Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz untuk Layanan 4G dan 5G
Penguatan Jaringan