AdaKami Perkuat Transparansi Pinjaman untuk Tingkatkan Pelindungan Nasabah

Sabtu 15-08-2026,16:00 WIB
Editor : Abdul Muslim

Jakarta, ID - PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) memperkuat komitmen terhadap pelindungan konsumen melalui kampanye ‘Buka-Bukaan’ bertema ‘Gak Ada Udang di Balik Batu’. 

Kampanye itu menekankan pentingnya keterbukaan informasi sebelum masyarakat mengambil keputusan untuk menggunakan layanan pinjaman daring.

AdaKami pun menyoroti sejumlah informasi yang perlu dipahami calon penerima dana sejak awal, mulai dari biaya, tenor, besaran cicilan, jadwal pembayaran, hingga total kewajiban. 

Dengan informasi yang jelas, pengguna diharapkan dapat menyesuaikan keputusan pembiayaan dengan kebutuhan dan kemampuan finansialnya.

Langkah tersebut dinilai relevan seiring berkembangnya industri fintech lending atau pinjaman daring (pindar) sebagai salah satu alternatif pembiayaan masyarakat.

Karena pinjaman menciptakan kewajiban pembayaran, pemahaman terhadap seluruh biaya dan ketentuan menjadi bagian penting sebelum persetujuan dilakukan.

BACA JUGA:AdaKami Diakui Sebagai Platform Pindar Bertanggung Jawab

Strategic Communication and Brand Lead AdaKami Jonathan Kriss mengatakan, pelindungan konsumen menjadi salah satu perhatian perusahaan sejak awal.

“Kampanye ‘Buka-Bukaan’ ini adalah langkah nyata dalam mendorong transparansi informasi pinjaman guna melindungi masyarakat,” ujar Jonathan, dikutip InfoDigital, Sabtu (15/8/2026).

Ia menambahkan, edukasi mengenai penggunaan layanan pembiayaan secara bijak perlu terus dilakukan agar masyarakat tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan memperoleh dana, tetapi juga memahami kewajiban setelah pinjaman diterima.

Tiga Komitmen Transparansi AdaKami

Jonathan pun menjelaskan transparansi layanan melalui tiga aspek yang dapat diperhatikan pengguna sebelum mengambil pinjaman AdaKami.

1. Dana diterima tanpa potongan awal selain biaya meterai 

Artinya, jumlah dana yang diterima pengguna disebut ditampilkan secara utuh setelah memperhitungkan ketentuan yang berlaku.

2. Cicilan ditampilkan secara konsisten sesuai skema yang disepakati 

Kategori :