PANDI, FTII, dan ASPILUKI Gelar Developerday.id 2026

Senin 17-08-2026,11:00 WIB
Editor : Abdul Muslim

Jakarta, ID – Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) bersama Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) dan Asosiasi Piranti Lunak Telematika Indonesia (ASPILUKI) kembali menghadirkan developerday.id 2026. 

Ajang tersebut dirancang sebagai ruang bagi para pengembang teknologi Indonesia untuk mengembangkan kemampuan, memperkenalkan karya, sekaligus membuka akses ke industri dan calon investor.

Pelaksanaan developerday.id 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem teknologi nasional. 

Tidak hanya berorientasi pada pengembangan produk, kegiatan ini juga diarahkan untuk menemukan talenta digital yang mampu menghasilkan solusi inovatif dan memiliki daya saing di pasar global.

Ketua PANDI Isnawan mengatakan, developerday.id diharapkan dapat tumbuh menjadi salah satu agenda teknologi unggulan di Indonesia. Menurut dia, kegiatan tersebut dapat menjadi wadah yang mempertemukan developer lokal dengan berbagai pihak yang memiliki kepentingan dalam pengembangan teknologi.

"PANDI juga menargetkan developerday.id berkembang sebagai rujukan bagi para pengembang aplikasi di Indonesia," ujar Isnawan, dikutip InfoDigital, Senin (17/8/2026). 

Dengan adanya ruang untuk memperkenalkan ide dan produk, lanjut dia, developer aplikasi akan memiliki kesempatan lebih besar untuk membangun jejaring serta membuka peluang kolaborasi dengan industri dan investor.

Sementara itu, Ketua FTII Andi Budimansyah menilai pengembangan talenta menjadi faktor penting dalam mendorong lahirnya inovasi teknologi. 

"Developerday.id mampu menemukan pengembang Indonesia yang menghasilkan karya bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mampu berkompetisi di tingkat internasional," tutur Andi.

Ekosistem Aplikasi Indonesia Terus Berkembang

Ketua ASPILUKI Hari Irwin turut menyoroti besarnya potensi industri aplikasi di Indonesia. 

"Pertumbuhan sektor tersebut dinilai menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas sekaligus memperkuat ekosistem pengembang perangkat lunak nasional," kata Hari.

ASPILUKI mencatat nilai investasi sektor aplikasi pada 2025 mencapai sekitar Rp54,18 triliun. Sementara itu, jumlah developer di Indonesia diperkirakan telah mencapai sekitar 2 juta orang.

Kondisi tersebut menunjukkan besarnya potensi sumber daya manusia di bidang teknologi. Namun, peningkatan jumlah developer perlu diikuti dengan penguatan kompetensi, kualitas produk, kemampuan berinovasi, serta akses terhadap jaringan industri dan investasi.

Jadwal Developerday.id 2026

Kategori :