Jakarta, ID – Kaspersky, perusahaan kosultan keamanan siber asal Rusia, meraih penghargaan Perak dalam kategori Best Social Media Campaign (TikTok) pada ajang Hashtag Asia Awards 2026.
Penghargaan tersebut diberikan atas kampanye bertajuk Safeguarding Digital Lives Beyond Anti-Virus in Vietnam and Indonesia atau ‘Melindungi Kehidupan Digital di Luar Anti-Virus’.
Pencapaian itu pun sekaligus menjadi pengakuan terhadap upaya Kaspersky dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai keamanan siber dan perlindungan digital di Indonesia serta Vietnam.
Kaspersky juga menilai pencapaian tersebut sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan edukasi keamanan siber melalui konten yang lebih inovatif, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan audiens.
Managing Director Asia Pasifik Kaspersky Adrian Hia mengatakan, pencapaian penghargaan tersebut menjadi tonggak penting bagi perusahaan.
“Memenangkan penghargaan Perak ini merupakan tonggak penting bagi Kaspersky,” ujar Adrian Hia, dikutip InfoDigital, Jumat (28/8/2026).
BACA JUGA:BSSN dan ADIGSI Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Keamanan Siber
Menurut Adrian, komunikasi mengenai keamanan siber selama ini kerap dikaitkan dengan istilah dan persoalan teknis yang tidak selalu mudah dipahami masyarakat umum.
Melalui kampanye tersebut, Kaspersky berupaya membuat edukasi keamanan digital lebih mudah diakses, khususnya oleh generasi yang aktif menggunakan platform digital dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan yang digunakan juga menempatkan keamanan digital sebagai bagian dari gaya hidup yang dapat memberikan kemampuan kepada pengguna untuk melindungi dirinya dari berbagai ancaman siber.
“Kami ingin berterima kasih kepada para kreator konten dan mitra media yang telah menghidupkan kampanye ini dan memungkinkan kami untuk lebih meningkatkan upaya kami dalam membangun masa depan yang kebal terhadap ancaman siber,” imbuh Adrian.
TikTok untuk Edukasi Keamanan Siber
Kampanye Kaspersky dirancang untuk menjawab tantangan industri keamanan siber dalam menyampaikan informasi teknis dengan cara yang lebih sederhana, menarik, dan mudah diterapkan oleh pengguna sehari-hari.
Untuk menentukan strategi komunikasi, Kaspersky terlebih dahulu mempelajari kebiasaan digital target audiens.
Riset We Are Social dan Hashmeta menunjukkan bahwa pengguna di Indonesia menghabiskan waktu cukup tinggi di TikTok dibandingkan sejumlah platform lain dalam ekosistem Meta.