Pemegang saham publik yang ingin mengikuti periode kedua perpanjangan VTO wajib melengkapi dan menandatangani seluruh dokumen yang dipersyaratkan.
Dokumen tersebut kemudian harus disampaikan kepada perusahaan sekuritas atau bank kustodian masing-masing paling lambat 2 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB.
Bagi pemegang saham publik yang belum memiliki Formulir Penawaran Tender Sukarela (FPTS) atau membutuhkan informasi tambahan mengenai pelaksanaan VTO, informasi dapat diperoleh melalui pihak-pihak yang ditunjuk.
Salah satunya adalah PT Raya Saham Registra, selaku Biro Administrasi Efek yang beralamat di Plaza Sentral Building Lantai 2, Jalan Jenderal Sudirman No 47-48, Jakarta 12930.
Pemegang saham juga dapat menghubungi PT Bahana Sekuritas selaku perusahaan efek yang ditunjuk, beralamat di Gedung Graha CIMB Niaga Lantai 10, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 58, Jakarta Selatan 12190.
BACA JUGA:Sarana Menara Resmi Kuasai 51% Saham Bach
Pembayaran Maksimal 14 Oktober 2026
Setelah proses VTO selesai, pembayaran harga penawaran kepada pemegang saham publik yang mengikuti periode kedua perpanjangan akan dilakukan paling lambat 14 Oktober 2026.
Dengan adanya perpanjangan ini, pemegang saham publik IBST masih memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam VTO dengan harga penawaran Rp5.400 per saham hingga batas waktu yang telah ditentukan.
Saham TOWR Turun 0,88%
Sementara itu, saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) ditutup melemah pada perdagangan Rabu, 2 September 2026.
Saham TOWR turun Rp4 atau 0,88% menjadi Rp448 per saham. Saham tersebut dibuka di level Rp452, yang sekaligus menjadi level tertinggi perdagangan hari itu.
Adapun level terendah saham TOWR berada di Rp444 per saham.
Ringkasan VTO Saham IBST
o Perusahaan penawar: PT Iforte Solusi Infotek
o Saham target: PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST)