Kondisi tersebut membuat perangkat seluler menjadi salah satu target menarik bagi penjahat siber.
Sepanjang kuartal I-2026, Kaspersky pun menyebut telah memblokir lebih dari 2,67 juta serangan yang melibatkan malware, adware, maupun perangkat lunak seluler yang tidak diinginkan.
Perusahaan keamanan siber itu juga mendeteksi 306.070 paket instalasi berbahaya pada perangkat seluler. Selain itu, terdapat 439 paket yang berkaitan dengan Trojan ransomware seluler.
Ancaman lainnya datang dari backdoor yang sudah tertanam dalam firmware perangkat sejak proses manufaktur. Kaspersky mencatat Triada dan Keenadu sebagai beberapa ancaman seluler yang sering ditemukan.
BACA JUGA:Ingat, Pelanggan Seluler Sudah Wajib Registrasi Biometrik
Cara Lindungi Ponsel dari Trojan Perbankan
Melihat perkembangan tersebut, pengguna perangkat seluler perlu meningkatkan kewaspadaan ketika memasang aplikasi maupun berinteraksi dengan tautan yang diterima secara daring.
Kaspersky merekomendasikan beberapa langkah pencegahan berikut:
1. Unduh aplikasi dari toko aplikasi terpercaya. Hindari memasang aplikasi dari sumber yang tidak dikenal atau situs yang reputasinya tidak jelas.
2. Jangan sembarangan membuka tautan dan penawaran promosi. Waspadai pesan yang menawarkan hadiah, keuntungan finansial, atau promo dengan cara yang tidak masuk akal.
3. Selalu perbarui sistem operasi dan aplikasi. Pembaruan dapat membawa perbaikan keamanan untuk menutup celah yang berpotensi dimanfaatkan penyerang.
4. Periksa permintaan informasi pribadi. Jangan langsung memberikan kata sandi, kode verifikasi, maupun data sensitif hanya karena ada permintaan melalui aplikasi pesan.
5. Gunakan solusi keamanan untuk perangkat seluler. Perlindungan tambahan dapat membantu mendeteksi dan memblokir aktivitas mencurigakan secara real-time. (abm)