Melalui investasi di CYFIRMA, MDI Ventures juga memperluas eksposurnya terhadap perkembangan teknologi threat intelligence berbasis AI yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan mengantisipasi potensi ancaman digital.
BACA JUGA:Kuartal I, Lebih 15 Ribu Serangan Siber Sasar Ponsel di Indonesia
Ancaman Siber di Indonesia Terus Meningkat
Penguatan ekosistem keamanan siber menjadi semakin penting seiring dengan meningkatnya aktivitas digital di Indonesia.
Data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat, 3,64 miliar serangan anomali sepanjang Januari hingga Juli 2025. Angka ini menunjukkan besarnya tantangan yang dihadapi Indonesia dalam menjaga keamanan infrastruktur dan aktivitas digital.
Menghadapi kondisi tersebut, ketahanan siber tidak cukup hanya mengandalkan teknologi.
Kolaborasi antara perusahaan teknologi, pemerintah, regulator, pelaku industri, dan ekosistem inovasi juga diperlukan untuk membangun sistem keamanan digital yang lebih adaptif.
Kebutuhan tersebut semakin relevan bagi sektor jasa keuangan yang terus mengalami digitalisasi.
Hingga Juli 2026, tercatat lebih dari 22,69 juta akun konsumen keuangan digital, sehingga aspek keamanan dan kepercayaan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi digital. (abm)