BSSN Dorong Keamanan Siber untuk Pengembangan Aplikasi

Rabu 16-09-2026,07:00 WIB
Editor : Abdul Muslim

Jakarta, IDBadan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan keamanan siber dalam ekosistem dan pengembangan aplikasi nasional. 

Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan Kepala BSSN Republik Indonesia Drs Nugroho Sulistyo Budi, MM, MHan, saat memberikan welcoming speech pada Indonesia Application Summit (IN-Apps) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

IN-Apps 2026 mengangkat tema “Application as the New Engine of Creative Economy Growth”. 

Forum tersebut mempertemukan pemerintah, pelaku industri, pengembang aplikasi, serta berbagai pemangku kepentingan ekonomi kreatif untuk membahas penguatan ekosistem aplikasi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Nugroho menekankan bahwa keamanan siber tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan terhadap sistem dan data, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan pengguna terhadap layanan digital.

“Keamanan siber harus menjadi enabler dan trust builder dalam transformasi digital, termasuk dalam pengembangan aplikasi,” ungkap Nugroho, dikutip InfoDigital, Rabu (16/9/2026).

BACA JUGA:Komdigi Minta Apple Store dan Play Store Layanan Indonesia Hapus Aplikasi LGBT Hornet

Menurutnya, keamanan siber sebagai enabler guna memastikan aplikasi dapat beroperasi secara aman dan andal. 

Sementara itu, sebagai trust builder, keamanan siber membantu membangun keyakinan masyarakat bahwa layanan, sistem, dan data yang dikelola melalui platform digital dapat dipercaya.

Pendekatan tersebut menjadi semakin penting seiring meningkatnya penggunaan aplikasi dalam berbagai aktivitas masyarakat, termasuk bisnis, pemerintahan, layanan publik, hingga sektor ekonomi kreatif.

Pengembangan Aplikasi Perlu Diiringi Keamanan

Nugroho menilai, perkembangan transformasi digital Indonesia perlu didukung oleh aplikasi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki aspek keamanan yang memadai.

Menurutnya, aplikasi kini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan memainkan peran penting dalam aktivitas ekonomi maupun pelayanan publik. Karena itu, aspek keamanan siber perlu diperhatikan sejak proses pengembangan aplikasi.

“Tema yang diusung IN-Apps 2026 sangat relevan dengan perkembangan transformasi digital Indonesia. Aplikasi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas masyarakat, dunia usaha, pemerintahan, layanan publik, hingga ekonomi kreatif,” ujar Nugroho.

Kategori :