Jakarta, ID – PT Link Net Tbk, emiten penyelenggara jaringan tetap dan internet serta multimedia berbasis kabel berkode saham LINK, berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUSPLB) pada 26 Oktober 2026.
Belum diketahui, apa agenda utama dari RUPSLB tersebut. Rencananya, RUPSLB digelar secara offline dan online (hybrid) pada Senin, 26 Oktober 2026, mulai pukul 10.00 WIB.
“Perseroan menyampaikan permberitahuan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham LB pada Senin, 26 Oktober 2026, waktu 10.00 WIB,” ujar Corporate Secretary Link Net Rininta Agustina Widya Pratika, dikutip InfoDigital, Jumat (18/9/2026).
Menurut Rininta, lokasi offline penyelenggaraan RUPSLB Link Net belum dipastikan, dan akan diumumkan sesudah ditentukan dan diberitahukan saat pemanggilan rapat kepada pemegang saham.
Sementara itu, para pemegang saham yang berhak hadir dalam RUPSLB harus masuk dalam daftar pemegang saham (DPS) Link Net paling lambat pada 1 Oktober 2026, pukul 16.00 WIB.
Rencana RUPSLB Link Net tersebut pun sudah disampaikan oleh Rininta Agustina Widya Pratika kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan ditembuskan ke Bursa Efek Indonesia untuk diumumkan sebagai keterbukaan informasi.
Sementara itu, Direksi Link Net juga mengumumkan kepada seluruh pemegang saham bahwa perseroan akan mengadakan RUPSLB secara fisik dan elektronik (e-RUPS) melalui fasilitas Electronic General Meeting System yang disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (eASY.KSEI).
Karena itu, Link Net juga akan melakukan pemanggilan untuk RUPSLB pada Jumat, 2 Oktober 2026, melalui situs web Bursa Efek Indonesia, sistem aplikasi eASY.KSEI, dan web perseroan, yakni www.linknet.co.id.
Berdasarkan ketentuan pasal 12, ayat 9, Anggaran Dasar Perseroan juncto pasal 16 POJK 15/2020, pemegang saham juga dapat mengusulkan mata acara Rapat kepada Direksi Perseroan.
Usulan harus sudah diterima oleh Direksi Lin Net selambatnya tujuh hari sebelum tanggal pemanggilan RUPSLB dilakukan, atau hari Jumat, 25 September 2026, selambatnya pukul 16.00 WIB.
Pada perdagangan Kamis (17/9/2026), saham LINK ditransasikan melemah Rp15 (0,91%) ke penutupan Rp1.640. Sahamnya dibuka dari harga tertinggi Rp1.700 dan sempat ke posisi terendah Rp1.580. (bdm)