“Ini menjadi fondasi Kementerian Ekraf sebagai the new engine of growth yang terus menghargai karya yang dikreasikan, baik digital maupun lainnya dengan memproteksi kekayaan intelektualnya,” kata Irene.
BACA JUGA:RUU Keamanan Siber Harus Jadi Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
Keamanan Siber Berbasis AI
Seminar Cybersecurity Awareness Seminar for Indonesia’s Creative Economy diselenggarakan oleh NPCore, perusahaan yang menyediakan solusi keamanan siber berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dengan dukungan Kementerian Ekraf.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Korea Internet & Security Agency (KISA), Min Gi Ra atau Mason Ra selaku Director Southeast Asia Regional Office KISA, turut memberikan sambutan.
Seminar juga menjadi sarana untuk meningkatkan literasi keamanan digital di kalangan pelaku ekonomi kreatif.
Pembahasan mencakup berbagai bentuk ancaman yang berkembang seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi digital.
Chief Strategy Officer NPCore David Sehyeon Baek sebagai pembicara utama membahas aktivitas pelaku kejahatan siber di dark web, pola serangan ransomware, serta sejumlah langkah praktis yang dapat diterapkan untuk memperkuat perlindungan aset digital.
“Ancaman siber terhadap karya kreatif kini semakin canggih dan menyasar langsung pada konten, data, serta reputasi bisnis yang telah dibangun para pelaku ekraf,” ujar David. (abm)