Jakarta, ID – PT Fajar Sejahtera Mandiri Nusantara kembali melepaskan kepemilikan 48.301.257 (1,70%) saham pada PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) kepada Direktur Triasmitra Dani Samsul Ependi, SE.
Sebelumnya, Fajar Sejahtera juga telah melepaskan kepemikikan 48.301.257 (1,70%) saham KETR kepada direksi Triasmitra yang lain, yakni Vidcy Octory pada 14 september 2026. Pelepasan saham dilakukan untuk alokasi kepemilikan kepada direksi.
Saham KETR milik Fajar Sejahtera pun kembali dilepaskan dan dibeli oleh Dani Samsul pada harga Rp200 per lembar saham pada tanggal 17 september 2026, seperti kepada Vidcy Octory.
Dengan pelepasan tersebut, kepemilikan saham Fajar Sejahtera di Triasmitra pun berkurang menjadi 1.509.563.417 unit (53,13%) dari sebelumnya masih sebanyak 1.557.864.674 unit (54,83%).
BACA JUGA:Fajar Sejahtera Lepas 1,7% Saham KETR kepada Direktur Vidcy
Walaupun jumlah sahamnya kembali berkurang, Fajar Sejahtera masih tetap menjadi pemegang saham pengendali di Triasmitra karena kepemilikannya masih di atas 50%, atau tepatnya masih 53,13%.
“Jumlah saham sebelum transaksi 1.557.864.674,00 unit (54,83%) dan jumlah saham setelah transaksi 1.509.563.417 unit (53,13%),” ungkap Fajar Sejahtera, dikutip InfoDigital, Selasa (22/9/2026).
Transaksi pelepasan saham Fajar Sejahtera kepada Dani Samsul itu pun telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan ditembuskan ke Bursa Efek Indonesia untuk diketahui publik/investor.
Kejadian tersebut dilaporkan sesuai pasal 2 (ayat 2) dan pasal 3 (ayat 3) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor POJK 4/2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.
“Saya bertanggung jawab atas segala kerugian dan, atau akibat yang timbul sehubungan dengan penyampaian data, informasi, keterangan, dan/atau dokumen yang tidak benar, akurat, lengkap, atau tidak sah,” imbuh Fajar Sejahtera.
BACA JUGA:Peringkat 3 Obligasi Triasmitra 2026 Tetap Triple A
Pada surat yang berbeda, Dani Samsul pun telah melaporkan kepada OJK sebagai pembeli 48.301.257 (1,70%) saham Fajar Sejahtera pada harga Rp200 per lembar dengan tanggal transaksi 17 september 2026.
“Jumlah saham (saya) sebelum transaksi 0 dan jumlah saham setelah transaksi menjadi 48.301.257,00 unit (1,70%),” tutur Dani Samsul.
Pada perdagangan Senin (21/9/2026, saham KETR ditransaksikan melemah Rp60 (6,03%) ke penutupan Rp935. Sahamnya dibuka dari Rp980, serta sempat ke posisi tertinggi Rp985 dan terendah Rp925. (abm)