Beberapa tindakan yang dilakukan antara lain:
1. Di Korea Selatan, HARMAN menyita produk JBL Flip 6 palsu dalam operasi penegakan hukum bersama otoritas setempat.
2. Masih di Korea Selatan, aparat juga menemukan dan menyita unit JBL Charge 6 palsu yang diduga masuk dalam jaringan distribusi produk tiruan.
3. Di Thailand, otoritas bea cukai menghentikan peredaran produk yang dipasarkan menggunakan nama fiktif JBL Max 33
4.Masih di Thailand, aparat juga menyita produk palsu yang menggunakan merek JBL Go 4, JBL Clip, serta sejumlah model headphone dari lini JBL Tune.
Serangkaian operasi tersebut menunjukkan bahwa pengawasan terhadap rantai pasok dan kanal perdagangan menjadi bagian penting dalam upaya mencegah produk palsu beredar hingga ke konsumen.
BACA JUGA:JBL Tour ONE M dan JBL Tour PRO 3 Tingkatkan Performa Audio
Edukasi HARMAN ke Konsumen
Selain penindakan, HARMAN memperluas pendekatan melalui edukasi konsumen. Di kawasan Asia-Pasifik, perusahaan meluncurkan kampanye antipemalsuan melalui media sosial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai risiko membeli produk JBL tiruan.
Melalui kampanye tersebut, konsumen diberikan informasi mengenai pentingnya mengenali produk asli serta memilih saluran pembelian yang terpercaya.
HARMAN juga mendorong konsumen untuk membeli produk JBL melalui distributor resmi dan kanal online yang memiliki reputasi serta dapat memberikan kepastian mengenai keaslian produk.
80 Tahun JBL di Industri Audio
Upaya perlindungan merek tersebut berlangsung ketika JBL memasuki usia 80 tahun pada 2026.
JBL didirikan pada 1946 oleh James B Lansing (JBL) dan kemudian berkembang menjadi salah satu merek audio yang digunakan dalam berbagai kebutuhan, mulai dari studio rekaman, bioskop, pertunjukan musik, otomotif, hingga perangkat audio konsumen.
Selama perjalanannya, JBL juga memperoleh berbagai pengakuan di industri hiburan dan audio, termasuk keterkaitan dengan ajang penghargaan seperti Academy Awards dan Grammy Awards.
Seiring perkembangan teknologi audio dan meningkatnya kebutuhan terhadap pengalaman mendengarkan yang semakin imersif, HARMAN menyatakan akan terus berinvestasi pada inovasi sekaligus memperkuat perlindungan terhadap merek JBL. (bdm)