Google menegaskan bahwa model estimasi usia tidak dirancang untuk mengumpulkan informasi baru.
Sistem memanfaatkan sinyal yang telah terhubung dengan akun untuk menghasilkan perkiraan kelompok usia.
Jika Pengguna Berusia di Bawah 18 Tahun
Apabila sistem memperkirakan seorang pengguna kemungkinan belum berusia 18 tahun, Google akan memberikan pemberitahuan melalui e-mail maupun ketika pengguna mengakses produk Google tertentu.
Pemberitahuan tersebut menjelaskan adanya perubahan pada sejumlah pengaturan akun yang ditujukan untuk memberikan perlindungan sesuai usia secara bawaan atau default.
Pengguna dewasa yang merasa perkiraan tersebut tidak tepat tetap memiliki kesempatan untuk melakukan verifikasi usia.
Dengan demikian, sistem age assurance tidak hanya berfokus pada pembatasan akses, tetapi juga menyediakan mekanisme bagi pengguna dewasa untuk mengoreksi perkiraan usia apabila terjadi kesalahan.
Cara Verifikasi Usia di Google
Google menyediakan beberapa pilihan verifikasi bagi pengguna yang perlu membuktikan bahwa mereka sudah berusia 18 tahun atau lebih.
Salah satu metode yang dapat digunakan adalah mengunggah dokumen identitas resmi pemerintah, seperti KTP. Pengguna juga dapat diminta melakukan verifikasi menggunakan swafoto atau selfie.
Metode verifikasi ini digunakan ketika perkiraan sistem dianggap tidak sesuai dengan usia sebenarnya.
Pendekatan tersebut membuat proses penentuan usia terdiri dari dua tahap utama, yakni estimasi berdasarkan sinyal yang tersedia dan verifikasi apabila diperlukan.
Perlindungan Tambahan Pengguna di Bawah 18 Tahun
Sementara itu, bagi akun yang diperkirakan digunakan oleh pengguna berusia di bawah 18 tahun, Google akan menerapkan sejumlah perlindungan tambahan.
Beberapa penyesuaian yang disebutkan Google antara lain:
• Membatasi akses terhadap materi dewasa pada produk tertentu, termasuk Google Play dan Gemini.