Pemerintah Fokus Tingkatkan Kualitas Jaringan 5G

Senin 28-09-2026,07:31 WIB
Editor : Abdul Muslim

Jakarta, ID – Pemerintah menggeser fokus pembangunan jaringan telekomunikasi dari sekadar memperluas jangkauan menuju peningkatan kualitas layanan. Percepatan pembangunan jaringan seluler 5G pun dilakukan.

Kini, cakupan konektivitas digital di Tanah Air telah mencapai lebih dari 90%. Sebagian besar konektivitas seluler didukung jaringan berteknologi 4G, sehingga perlu percepatan jaringan 5G.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo mengatakan, tingginya cakupan jaringan perlu diikuti dengan kualitas layanan yang memberikan manfaat lebih, antara lain dengan percepatan jaringan 5G.

“Ya, capaiannya sekarang sudah hampir lebih dari 90% konektivitas sudah tercover. Tapi kan tadi kita tidak hanya bicara tentang konektivitas itu sendiri, kita bicara bagaimana kualitasnya lebih baik,” ujar Angga Raka Prabowo, dikutip InfoDigital. 

BACA JUGA:Telkomsel Optimasi Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz untuk Layanan 4G dan 5G

Wamenkomdigi menyampaikan hal itu dalam Upacara Peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 di Halaman Kantor Pusat PT Pos Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Minggu (27/9/2026).

Menurut Wamenkomdigi, peningkatan kualitas konektivitas membutuhkan kerja sama yang erat antara pemerintah dan pelaku industri/operator telekomunikasi.

Apalagi, perkembangan teknologi yang berlangsung cepat membuat pembangunan infrastruktur digital tidak cukup hanya mengandalkan perluasan jaringan, tetapi dengan memperbanyak jaringan 5G.

Pemanfaatan Frekuensi 700 MHz dan 2.600 MHz

Walau akan fokus pada percepatan jaringan 5G, pemerintah tetap akan mendorong pembangunan jaringan 4G. Tujuannya untuk memperkuat cakupan, khususnya di wilayah yang belum ada sinyal (blank spot).

Pemerintah pun telah melelang frekuensi 700 MHz dan 2.600 MHz yang dimenangi bersama tiga operator seluler, yakni Telkomsel, PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison), dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. 

“Frekuensi 700 MHz bagi teman-teman di operator seluler dan lingkungan komunikasi sangat penting untuk coverage area, untuk teknologi 4G guna menutup semua daerah-daerah blank spot kita,” ungkap Angga.

Di sisi lain, pemerintah juga mengarahkan pemanfaatan frekuensi 2.600 MHz untuk meningkatkan kualitas jaringan 5G di seluruh wilayah Indonesia.

BACA JUGA:XLSMART Akselerasi Pemerataan Akses Internet 4G dan 5G

Target Tiga Tahun, 5G Makin Luas dan Berkualitas

Kategori :