Jakarta, ID – Pemegang saham PT Indosat Tbk (ISAT) memberikan persetujuan atas kelanjutan masa jabatan Vikram Sinha sebagai Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Indosat Ooredoo Hutchison.
Para pemegang saham menyeetujui hal itu melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Indosat yang berlangsung pada Selasa, 29 September 2026.
Sebelumnya, rencana perpanjangan masa jabatan Vikram Sinha telah disampaikan perseroan pada Juli 2026, untuk lima tahun ke depan.
Agenda RUPSLB tidak hanya membahas kepemimpinan perseroan. Para pemegang saham pun setuju dengan perubahan Dewan Komisaris Indosat.
Di rapat tersebut, pemegang saham menerima pengunduran diri Seppalga Ahmad dari jabatan Komisaris Indosat.
BACA JUGA:Vikram Sinha Jabat Lagi CEO Indosat 5 Tahun ke Depan
Perseroan menilai keputusan yang dihasilkan dalam RUPSLB menjadi bagian dari kesinambungan agenda strategis sekaligus upaya menjawab perkembangan dan kebutuhan bisnis pada masa mendatang.
“Kami menyambut babak baru bagi Indosat, dengan momentum yang kuat dan peluang pertumbuhan yang semakin besar,” kata Sekretaris Perusahaan, Direktur dan Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, ReskiDamayanti, seperti dikutip InfoDigital, Rabu (30/9/2026).
Keberlanjutan Transformasi AI
Di tengah keinginan transformasi perusahaan, Indosat juga memperluas implementasi strategi AI North Star.
Strategi tersebut mencakup pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI), penyediaan layanan cloud, serta pembangunan ekosistem AI yang terintegrasi.
Ekosistem yang dikembangkan Indosat mencakup sejumlah lapisan teknologi, mulai dari infrastruktur dan cloud hingga platform serta berbagai solusi berbasis AI.
BACA JUGA:Transformasi AI Dongkrak Laba Bersih Indosat 49%
Kecintaan Pelanggan Indosat Diperkuat
Reski Damayanti melanjutkan, fondasi transformasi yang telah dibangun menjadi pijakan bagi Indosat untuk terus memperluas penerapan AI North Star.