Jakarta, ID – Hashim Djojohadikusumo mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Solusi Energi Digital/Surge Tbk, emiten telekomunikasi digital milik Hashim Djojohadikusumo berkode saham WIFI.
Hashim resmi mengajukan surat pengunduran diri dari Surge melalui surat bertanggal 29 September 2029. Kemudian, pengajuan pengunduran Hashim diikuti oleh Henny Santoso selaku Direktur Surge berdasarkan surat tertanggal 1 Oktober 2026.
Tidak ada penjelasan spesifik kenapa Hashim dan Henny mengundurkan diri jabatannya di Surge. Pengunduran diri keduanya kemungkinan akan disahkan di rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 2 November 2026.
Direktur Utama Surge Hendrik Tee pun telah berkirim surat kepada Otoritas Jasa Keuangan dan ditembuskan ke Bursa Efek Indonesia terkait pengunduran Hashim dan Henny.
“Keterbukaan informasi atas pengunduran siri anggota Dewan Komisaris dan Direksi PT Solusi Sinergi Digital Tbk,” ujar Hendrik, dikutip InfoDigital, Jumat (2/10/2026).
BACA JUGA:RUPSLB Surge Ditunda 4 Kali, Terbaru Dijadwalkan 2 November 2026
Dia menjelaskan, Hashim telah menyampaikan pengunduran diri Hashim S Djojohadikusumo selaku Komisaris Utama Surge berdasarkan surat tertanggal 29 September 2026.
Di sisi lain, dua hari kemudian, Henny Santoso selaku Direktur Surge juga mengajukan pendunduran diri berdasarkan surat yang tertanggal 1 Oktober 2026.
Menurut Hendrik, sesuai pasal 8 ayat (3), jo pasal 27 POJK 33/2014 dan Anggaran Dasar Perseroan, kedua permohonan pengunduran diri tersebut akan diputuskan dalam RUPSLB yang akan diselenggarakan pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Namun, menurut catatan InfoDigital, Surge telah mengajukan perubahan jadwal penyelenggaraan RUPSLB itu menjadi Senin, 2 November 2026, pukul 14.00 WIB.
BACA JUGA:Surge Bayar Bunga Obligasi dan Sukuk Rp61 Miliar
Hendrik melanjutkan, RUPSLB tersebut semestinya diselenggarakan dalam jangka waktu 90 hari setelah diterimanya masing-masing surat pengunduran diri.
“Perseroan menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Hashim S Djojohadikusumo dan Ibu Henny Santoso atas kontribusi yang telah diberikan selama menjabat,” tutur Hendrik.
Sementara itu, fungsi pengurusan dan pengawasan perseroan disebutnya tetap dijalankan oleh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Surge lainnya sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pada perdagangan Jumat (2/10/2026) hingga pukul 09.44 WIB, saham WIFI ditransaksikan melemah Rp140 (8,67%) ke posisi Rp1.475. Sahamnya dibuka dari Rp1.565, serta bergerak ke level tertinggi Rp1.615 dan terendah Rp1.430. (bdm)