<strong>Jakarta, ID </strong>- Qiscus, perusahaan teknologi penyedia platform <em>omnichannel customer engagement</em> untuk bisnis asal Indonesia, mengumumkan transformasi signifikan dari platform <em>omnichannel</em> menjadi <em>AI-Powered Omnichannel Customer Engagement Platform</em>. Langkah tersebut dilakukan karena komitmen Qiscus untuk menghadirkan pengalaman interaksi pelanggan yang lebih intuitif, personal, dan responsif bagi bisnis di kawasan Asia Tenggara dan global. Untuk mendukung langkah strategis tersebut, Qiscus pun telah membentuk tim AI khusus yang berdedikasi mengeksplorasi potensi penuh AI. Tim fokus pada area riset strategis yang akan menentukan arah pengembangan Qiscus AI ke depan. Transformasi itu sejalan dengan visi strategis Qiscus untuk tahun 2024: memperkuat posisi di Asia Tenggara sebagai fondasi untuk ekspansi yang lebih luas di kawasan Asia. Dengan peluncuran Qiscus AI dan berbagai langkah strategis lainnya, Qiscus bertekad memantapkan dirinya sebagai salah satu pemain utama di ranah AI, tidak hanya di Asia Tenggara tetapi juga di pasar global. “Melalui transformasi ini, kami melihat tahun 2025 akan menjadi momentum besar untuk mengukuhkan posisi kami sebagai salah satu pemimpin di ranah AI,” ungkap CEO & <em>Co-founder</em> Qiscus Delta Purna Widyangga, dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.co.id</em></strong></a>, Senin (23/12/2024) Qiscus percaya bahwa AI akan menjadi pilar utama yang memungkinkan bisnis menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih intuitif, efisien, dan relevan di masa depan. Qiscus pun terus berinovasi dengan menghadirkan teknologi yang memberdayakan bisnis di era digital melalui integrasi lebih dari 20 kanal komunikasi. Kanal termasuk di dalamnya WhatsApp, Instagram, dan berbagai platform <em>e-commerce</em>, serta peluncuran Robolabs LLM dan Agent Copilot dalam ekosistem Qiscus AI. Kini, Qiscus telah mendukung ribuan perusahaan dan lebih dari 265 juta <em>end-user</em> untuk meraih kesuksesan di tengah lanskap digital yang terus berkembang. <strong>Pengembangan Layanan</strong> Seiring dengan perubahan lanskap industri oleh <em>artificial intelligence</em> (AI), Qiscus memahami bahwa interaksi secara <em>real-time</em> dan personal kini tidak lagi cukup. Pelanggan menuntut pengalaman (<em>customer experience</em>/CX) yang lebih cerdas, intuitif, dan terintegrasi di setiap titik interaksi. Laporan Accenture mencatat bahwa teknologi adalah faktor utama dalam transformasi bisnis untuk 98% perusahaan, dengan <em>generative</em> AI kini menjadi salah satu penggerak utama. Angka tersebut menegaskan pentingnya AI sebagai alat strategis untuk bisnis tetap relevan dan kompetitif dalam menghadapi perubahan ekspektasi pelanggan tersebut. Sejak 2021, Qiscus pun telah meluncurkan berbagai solusi berbasis AI, dimulai dengan automasi <em>chatbot</em> untuk meningkatkan efisiensi bisnis. Inovasi ini berlanjut hingga peluncuran terbaru, Qiscus AI, yang diperkenalkan di Conversa 4.0. P Setahun terakhir, Qiscus pun mencatat peningkatan penggunaan solusi berbasis AI hingga 300%, mencerminkan tingginya permintaan pasar terhadap teknologi yang memberikan interaksi pelanggan lebih cerdas dan efisien. (bdm)
Qiscus Akselerasi Pasar Asia Tenggara dan Global
Senin 23-12-2024,15:34 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 14-07-2026,15:40 WIB
HUWAEI Pura 90s Pro dan Pro Max Segera Rilis di Indonesia
Selasa 14-07-2026,09:54 WIB
Kepatuhan Registrasi Kartu Seluler Biometrik di Jatim Diklaim 100%
Selasa 14-07-2026,14:11 WIB
61 Tahun, Telkom Ajak Karyawan Ikuti Program Sosial dan Lingkungan
Selasa 14-07-2026,16:40 WIB
BMKG Perkuat SDM Kemanan Siber
Selasa 14-07-2026,11:30 WIB
Waspadai 4 Modus Penipuan Paylater SCAM dan e-Wallet
Terkini
Selasa 14-07-2026,16:40 WIB
BMKG Perkuat SDM Kemanan Siber
Selasa 14-07-2026,15:40 WIB
HUWAEI Pura 90s Pro dan Pro Max Segera Rilis di Indonesia
Selasa 14-07-2026,14:11 WIB
61 Tahun, Telkom Ajak Karyawan Ikuti Program Sosial dan Lingkungan
Selasa 14-07-2026,13:00 WIB
BI dan Pengelola Harus Serius Berantas Penipuan Paylater dan e-Wallet
Selasa 14-07-2026,11:30 WIB