Ada Penipuan Baru Atas Namakan Facebook

Jumat 27-12-2024,13:10 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi

<strong>Jakarta, ID</strong> - Pakar Kaspersky mengungkap adanya skema penipuan <a href="https://infodigital.co.id/bisnis-ri-hadapi-17-606-ancaman-siber-setiap-hari/"><strong><em>phishing</em></strong></a> baru menargetkan kalangan dan <a href="https://infodigital.co.id/fortinet-ancaman-siber-berbasis-ai-lebih-besar-pada-2025/"><strong>akun bisnis</strong></a> yang mempromosikan halaman di media sosial Facebook. Penipu mengirim <em>e-mail</em> yang diduga atas nama Meta for Business, platform Facebook untuk bisnis, dengan klaim bahwa halaman pengguna berisi konten terlarang. <em>E-mail</em> tersebut menyarankan pengguna memberikan penjelasan agar akun dan halamannya dapat dibuka blokirnya. Tujuan utama penyerang kemungkinan besar untuk mendapatkan akses ke akun bisnis pengguna. Kegiatan kejahatan pelaku tersebut bisa dibilang sebagai upaya serangan siber melalui <em>sosial engineering</em>. Pelaku mencoba untuk ‘mengondisikan’ calon korban agar mengikuti instruksinya. “Pada tahun 2025, kami pun mengantisipasi peningkatan serangan yang memanfaatkan rekayasa sosial dan kepercayaan pengguna pada platform utama,” ungkap, Manajer Grup Perlindungan Ancaman Email di Kaspersky Andrey Kovtun, dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.ci.id</em></strong></a>, Jumat (27/12/2024). Data anonim Kaspersky juga menunjukkan bahwa <em>e-mail</em> semacam itu mulai menjangkau pengguna pada tanggal 14 Desember 2024. Keluhan pun datang dari berbagai organisasi di seluruh dunia, termasuk kawasan Asia Pasifik. Dengan memeriksa kolom ‘<em>From</em>’ di <em>e-mail</em> tersebut, dapat dilihat bahwa domain tersebut bukan milik Facebook. Menurut data Kaspersky, <em>e-mail</em> yang digunakan kampanye ini dikirim dari berbagai domain. Tautan di <em>e-mail</em> tersebut mengarahkan pengguna ke Facebook Messenger. Di Messenger, akun yang mengaku sebagai tim dukungan Facebook tampak sah, sehingga menciptakan rasa percaya yang keliru. Terdapat indikasi bahwa itu adalah halaman penggemar (<em>fan page</em>). Tetapi, ini menjadi tidak terperhatikan dan berbahaya ketika pengguna percaya atau ketika berada di dalam situasi stres tinggi akibat dituduh menyebarkan konten ilegal. <strong>Lebih Canggih</strong> Penipuan seperti itu menjadi lebih canggih karena penyerang berusaha untuk meniru layanan resmi secara mendetail, seolah dikirim dari Facebook. Pengguna pun harus tetap waspada, memverifikasi keaslian pesan, dan menghindari mengklik tautan yang mencurigakan. Kaspesrky pun sangat menyarankan pengguna untuk tidak terlibat dengan akun yang mencurigakan dan mengaktifkan langkah-langkah keamanan tambahan, seperti autentikasi dua faktor. “Jika Anda menerima <em>e-mail</em> seperti itu, laporkan kejadian tersebut ke tim dukungan Facebook dan segera perbarui kata sandi jika ada informasi yang telah disusupi. <h2><strong>Kaspersky pun berikan tips perlindungan dari <em>phishing</em>:</strong></h2> <h3>1. Selalu gunakan <a href="https://www.kaspersky.com/blog/what-is-two-factor-authentication/48289/">autentikasi dua faktor</a></h3> <h3>2. Perhatikan notifikasi yang mencurigakan</h3> <h3>3. Pastikan semua kata sandi kuat dan unik</h3> <h3>4. Periksa alamat halaman yang minta kredensial akun</h3> <h3>5. Lengkapi perangkat dengan <a href="https://www.kaspersky.com/small-to-medium-business-security?icid=gl_kdailyplacehold_acq_ona_smm__onl_b2b_kasperskydaily_wpplaceholder_______">perlindungan andal</a>. (ddm)</h3> &nbsp;

Tags :
Kategori :

Terkait