Semester I, ITSEC Asia Raih Laba Bersih Rp34,3 Miliar
Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk Patrick Dannacher. (Dok ITSEC Asia) --
Strategi tersebut menjadi penting bagi perseroan di tengah meningkatnya kebutuhan perusahaan dan institusi terhadap layanan keamanan siber, seiring dengan semakin luasnya pemanfaatan teknologi digital.
Aset dan Ekuitas ITSEC Asia Ikut Menguat
Selain mencatat perkembangan pada sisi profitabilitas kuartal kedua, posisi keuangan ITSEC Asia juga mengalami penguatan.
Per 30 Juni 2026, total aset perseroan mencapai Rp485,4 miliar, meningkat dari Rp416,5 miliar pada akhir Desember 2025.
Pada periode yang sama, total ekuitas ITSEC Asia tercatat sebesar Rp312,4 miliar, naik dari Rp256,2 miliar enam bulan sebelumnya.
Pertumbuhan aset dan ekuitas tersebut menjadi salah satu indikator penguatan posisi keuangan perseroan di tengah ekspansi bisnis keamanan siber.
Perluas Pasar BUMN dan Pemerintah
ITSEC Asia juga terus memperbesar peluang bisnis melalui kerja sama dengan sektor BUMN dan pemerintahan.
Pada Juli 2026, ITSEC Asia bersama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI menandatangani nota kesepahaman (MoU).
BACA JUGA:Solusi Bronyx AI ITSEC Asia Cepat Tangkal Serangan Siber
Kolaborasi tersebut mencakup penyediaan solusi keamanan siber, pengembangan kapabilitas Security Operations Center (SOC), pengembangan talenta melalui akademi, hingga pengembangan bisnis untuk memenuhi kebutuhan BUMN serta pemerintah provinsi dan pemerintah daerah.
Pada bulan yang sama, ITSEC Asia juga menjalin kerja sama dengan PT Len Industri (Persero) bersama perusahaan induk DEFEND ID.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk menyediakan kapabilitas keamanan siber guna mendukung kebutuhan perusahaan dalam menjalankan mandat C4ISR/C5ISR.
Ke depan, ITSEC Asia melihat sektor BUMN dan pemerintahan sebagai salah satu segmen yang memiliki peluang pertumbuhan.
Perseroan berupaya memperkuat kolaborasi dengan berbagai institusi seiring meningkatnya kebutuhan terhadap perlindungan sistem, jaringan, serta infrastruktur digital.