Google Latih 200 Ribu Guru Indonesia Keterampilan AI
Jakarta, ID - Google Indonesia, melalui Gemini Academy, kembali hadir membekali guru di Indonesia kurikulum keterampilan teknologi AI. Sejak Oktober 2023 hingga akhir 2024, kegiatan telah menjangkau lebih dari 200 ribu. Pelatihan hadir dengan topik mencakup dasar AI, etika keamanan data, dan Google Classroom. Program ini terbuka untuk semua jenjang dan dirancang dengan konteks local bagi guru SD, SMP, hingga SMA. Kegiatan juga dirancang dengan bahasa dan konteks lokal Indonesia, sehingga mudah diakses dan dipahami siapa pun, bahkan bagi yang belum memiliki latar belakang teknologi. “Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan menjadi semakin penting,” ungkap Google Indonesia, dikutip InfoDigital.co.id, Minggu (11/5/2025). Karena itu, Gemini Academy, inisiatif Google untuk membekali guru di Indonesia dengan keterampilan AI. Pendidik di Tanah Air pun diajak memahami dan menggunakan teknologi AI generatif dengan aman. Mereka juga diajari cara memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas dalam proses pengajaran atau belajar-mengajar. Sejak diluncurkan pada Oktober 2023, inisiatif pelatihan Gemini untuk guru yang diluncurkan pertama di dunia pun telah berhasil menjangkau lebih dari 200.000 guru di seluruh wilayah Indonesia. Program tersebut menjadi bukti nyata komitmen Google untuk terus memberikan pendekatan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kapasitas guru dan kualitas pembelajaran di kelas. Hasil survei Gemini Impact Study dari Kantar di tahun 2024 pun menunjukkan bahwa 98% guru merasa lebih percaya diri menggunakan alat AI dan 99% mengakui bahwa teknologi AI meringankan beban kerja. Tahun ini, Google didukung oleh Kemendikdasmen, melalui program Gemini Academy kembali menghadirkan pelatihan yang dirancang secara praktis, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan guru di era digital.