Semester I, ITSEC Asia Raih Laba Bersih Rp34,3 Miliar

Semester I, ITSEC Asia Raih Laba Bersih Rp34,3 Miliar

Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk Patrick Dannacher. (Dok ITSEC Asia) --

Jakarta, ID – PT ITSEC Asia Tbk, emiten keamanan siber yang tercatat di Bursa Efek Indonesia berkode saham CYBR, mencatat laba bersih Rp34,3 miliar pada semester I-2026

Meski tetap membukukan laba, angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada semester I-2025, ITSEC Asia mencatat laba bersih sebesar Rp36,7 miliar, sehingga terjadi penurunan sekitar Rp2,4 miliar secara tahunan.

Dari sisi lain, pendapatan perseroan Rp201,2 miliar sepanjang Januari-Juni 2026, turun dibandingkan Rp230,4 miliar pada semester I-2025.

Namun, kinerja pada kuartal II-2026 menunjukkan adanya perbaikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

BACA JUGA:ITSEC Asia dan PT INTI Kerja Sama Keamanan Siber dan Talenta AI

Berdasarkan perhitungan atas laporan keuangan periode Januari hingga Juni 2026, pendapatan ITSEC Asia pada kuartal II-2026 mencapai Rp115,03 miliar.

Nilai tersebut meningkat 21% dibandingkan pendapatan kuartal II-2025 yang berada di level Rp95,05 miliar. Pertumbuhan pendapatan tersebut juga diikuti peningkatan signifikan pada laba sebelum pajak. 

Pada kuartal II-2026, laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp22,69 miliar, dibandingkan hanya Rp1,51 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan demikian, laba sebelum pajak ITSEC Asia melonjak sekitar 1.407% secara tahunan.

Kenaikan tersebut turut mendorong margin laba sebelum pajak dari sekitar 1,6% pada kuartal II-2025 menjadi 19,7% pada kuartal II-2026.

Perbaikan itu menunjukkan adanya peningkatan profitabilitas pada periode kuartal kedua, terutama seiring dengan realisasi sejumlah proyek utama perseroan.

Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Patrick Dannacher mengatakan, kinerja kuartal II-2026 mencerminkan keberlanjutan pertumbuhan pendapatan sekaligus realisasi sejumlah proyek utama.

Menurut dia, pendapatan perseroan tumbuh 21% secara tahunan pada kuartal kedua. Di saat yang sama, ITSEC Asia juga membukukan peningkatan yang kuat pada laba usaha maupun laba sebelum pajak.

“Fokus kami saat ini adalah menjaga momentum tersebut sekaligus meningkatkan margin pelaksanaan proyek seiring pertumbuhan bisnis,” ujar Patrick, dikutip InfoDigital, Selasa (1/9/2026).