BACA JUGA:3 Keunggulan GrabKeluarga Fitur Remaja
Atasi Kesenjangan dalam Pengelolaan Perjalanan Bisnis
Kebutuhan terhadap sistem yang lebih terintegrasi juga tercermin dalam riset terbaru Grab For Business bersama GBTA.
Riset tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara kebiasaan karyawan dalam melakukan perjalanan bisnis dan kesiapan perusahaan dalam mengelola aktivitas tersebut.
Sebanyak 95 persen pelaku perjalanan bisnis di Asia Tenggara menggunakan layanan ride-hailing seperti Grab untuk perjalanan bisnis.
Namun, hanya 58 persen perusahaan yang memiliki mekanisme khusus untuk mengelola penggunaan layanan tersebut dalam program perjalanan bisnis perusahaan.
Data tersebut menunjukkan bahwa penggunaan layanan digital untuk mobilitas bisnis berkembang lebih cepat dibandingkan sistem pengelolaan pengeluarannya di sebagian perusahaan.
Integrasi Grab For Business dengan Concur Expense pun dirancang untuk menjawab persoalan tersebut dengan mengotomatisasi proses pencatatan biaya perjalana bisnis. (bdm)