Ketahui 5 Alasan Aplikasi Seluler Butuh Perlindungan Lebih

Kamis 01-10-2026,16:00 WIB
Editor : Abdul Muslim

3. Kerentanan Remote Access Tools (RAT)

Kemudian, adanya potensi perangkat lunak (software) yang digunakan untuk mengakses dan mengontrol komputer atau perangkat lain dari jarak jauh melalui jaringan atau internet (Remote Access Tools/RAT).

Bahayanya, RAT memungkinkan penjahat siber mengendalikan perangkat yang terinfeksi dari jarak jauh dan menyalahgunakan aplikasi yang sah. 

Walau, dalam hal tersebut, terdapat kategori program RAT khusus yang bertujuan untuk mengambil kendali penuh atas perangkat pengguna.

BACA JUGA:Ingat, Pelanggan Seluler Sudah Wajib Registrasi Biometrik

4. Kerentanan Browser Engine

Di sisi lain, ada kerentanan pada mesin peramban (browser engine), yang dapat membahayakan aplikasi yang mengandalkan komponen web tertanam. 

Apalagi, dalam banyak kasus, aplikasi seluler dibangun menggunakan elemen peramban web standar, dengan penyesuaian fungsi tertentu. 

Karena itu, kerentanan mesin peramban pun sering ditemukan, sehingga pengembang aplikasi seluler perlu memperbarui solusi mereka secara berkala. 

Masalahnya, ada jeda waktu antara penemuan kerentanan dan perbaikannya, sehingga penjahat siber dapat mencoba melancarkan serangan melalui celah keamanan peramban pada aplikasi seluler.

5. Serangan Phishing Berbasis AI 

Tarkhirnya, munculny serangan phishing berbasis AI, di mana situs web atau pesan penipuan dibuat menggunakan AI untuk mencuri kredensial pengguna dan merusak kepercayaan pelanggan. 

Penjahat siber menjadi pelaku phishing yang mengirimkan tautan ke situs berbahaya melalui surat elektronik (e-mail), aplikasi pesan, dan pesan teks. (bdm)

Kategori :