Inilah 8 Fitur Unggulan Android 16
Jakarta, ID - Google telah menjadwal ulang peluncuran sistem operasi (operating system/OS) Android versi final 16 yang dikonfirmasi antara April dan Juni 2025. Kini, OS Android 16 pratinjau untuk developer sudah keluar dan memiliki setidaknya 8 unggulan fitur. Jadi, sesuai dengan jadwal, Google kini telah merilis pratinjau Android 16 kedua untuk developer (Developer Preview/DP) untuk diuji coba dan meminta masukan, sehingga masih memungkinkan perubahan. Beberapa fiturnya pun menghadirkan beberapa pengoptimalan dan penyempurnaan dibandingkan rilis pertama bulan lalu. Menurut GSMArena, Android 16 DP 2 sudah tersedia untuk ponsel Pixel 6 dan perangkat yang lebih baru serta Tablet Pixel, khususnya untuk para pengembang. “Google juga mengumumkan program Android 16 beta akan dimulai pada Januari 2025,” ungkap sumber, dikutip InfoDigital.co.id, Jumat (20/12/2024).
Ada 8 perubahan dan fitur unggulan dari Android DP 16 versi 2:
1. Profiling yang dipicu sistem
Profiling Manager kini menyertakan System Triggered Profiling. Aplikasi dapat menggunakan Profiling Manager untuk mendaftarkan minat menerima informasi tentang data diagnostik, seperti mulai, jenis mulai, waktu mulai, dan pembatasan.2. Haptik yang Lebih Kaya
Android 16 menambahkan API haptik yang memungkinkan aplikasi menentukan kurva amplitudo dan frekuensi efek haptik sambil mengabstraksikan perbedaan antarkemampuan perangkat.3. Introspeksi pekerjaan yang lebih baik
Android 16 memperkenalkan JobScheduler yang dapat menampilkan beberapa alasan mengapa suatu pekerjaan tertunda, baik karena batasan eksplisit yang ditetapkan oleh developer maupun batasan implisit yang ditetapkan sistem.4. Kecepatan refresh adaptif
Android 16 DP2 memperkenalkan hasArrSupport() dan getSuggestedFrameRate(int) sekaligus memulihkan getSupportedRefreshRates() untuk memudahkan aplikasi memanfaatkan ARR.5. Optimalisasi pelaksanaan pekerjaan
- Android 16 memperkenalkan JobScheduler#getPendingJobReasons(int jobId) yang dapat menampilkan beberapa alasan mengapa suatu pekerjaan tertunda, karena batasan eksplisit yang ditetapkan oleh pengembang dan batasan implisit yang ditetapkan oleh sistem.
- JobScheduler#getPendingJobReasonsHistory(int jobId), mengembalikan daftar perubahan batasan terbaru.
- API dapat membantu pengguna melakukan debug mengapa pekerjaan mungkin tidak dijalankan. Hal ini juga dapat membantu pengguna lebih memahami jika pekerjaan tertentu tidak selesai karena batasan yang ditentukan sistem versus batasan yang ditetapkan secara eksplisit.