WhatsApp Resmi Hadirkan Fitur Kendali Orang Tua untuk Remaja, Kenali Cara Kerjanya

WhatsApp Resmi Hadirkan Fitur Kendali Orang Tua untuk Remaja, Kenali Cara Kerjanya

Ilustrasi fitur kendali orang tua untuk remaja. (Dok WhatsApp-Meta)--

Jakarta, ID – WhatsApp resmi memperkenalkan fitur kendali orang tua untuk remaja. Fitur ini dirancang untuk membantu orang tua mendampingi aktivitas anak di WhatsApp tanpa harus mengawasi seluruh percakapan pribadinya.

WhatsApp menyebut fitur tersebut sebagai seperangkat kontrol yang bersifat opsional dan fleksibel. Pengaturannya dapat disepakati dan diterapkan oleh orang tua bersama anak remaja sesuai kebutuhan masing-masing keluarga.

Kehadiran fitur ini menjadi bagian dari upaya WhatsApp memberikan lebih banyak pilihan kepada keluarga dalam mengatur pengalaman penggunaan aplikasi, terutama ketika anak mulai semakin aktif berkomunikasi secara digital.

“Kami memperkenalkan kendali orang tua untuk remaja, satu set fitur opsional yang fleksibel yang bisa disiapkan orang tua dan remaja bersama-sama untuk membantu keluarga memilih pengalaman WhatsApp yang tepat,” ungkap WhatsApp, dikutip InfoDigital, Kamis (1/10/2026).

BACA JUGA:Lebih dari 1 Miliar Pengguna WhatsApp Kini Gunakan Passkey, Ini Fitur Keamanannya

Orang Tua Bisa Atur Privasi Akun Remaja

Melalui fitur kendali orang tua, orang tua pun dapat membantu untuk menentukan sejumlah pengaturan privasi pada akun WhatsApp anak remajanya.

Salah satunya adalah mengatur siapa yang dapat melihat foto profil serta siapa yang dapat menambahkan anak ke dalam grup WhatsApp.

Apabila anak ingin mengubah pengaturan yang telah ditentukan, perubahan tersebut memerlukan persetujuan orang tua melalui PIN yang sebelumnya telah dibuat.

Dengan mekanisme tersebut, orang tua tetap memiliki kontrol terhadap pengaturan tertentu tanpa harus mendapatkan akses ke isi percakapan anak.

Ada Notifikasi Saat Anak Bergabung atau Keluar dari Grup

WhatsApp juga menyediakan pemberitahuan tertentu untuk membantu orang tua mengetahui aktivitas anak di dalam grup.

Orang tua dapat menerima notifikasi ketika anak bergabung atau keluar dari sebuah grup. Pemberitahuan juga dapat muncul ketika jumlah anggota dalam grup yang diikuti anak mengalami peningkatan secara signifikan.

Informasi tersebut ditujukan agar orang tua memiliki gambaran mengenai lingkungan komunikasi anak, sekaligus dapat membuka ruang percakapan mengenai keamanan dan penggunaan WhatsApp.