LEGO Dukung PP Tunas untuk Lindungi Anak di Platform Digital

LEGO Dukung PP Tunas untuk Lindungi Anak di Platform Digital

Menkomdigi Meutya Hafid (tengah) bertemu perwakilan LEGO. (Dok Komdigi)--

Menurutnya, pendekatan berbasis pengalaman menjadi relevan mengingat besarnya jumlah penduduk Indonesia yang mencapai lebih dari 200 juta jiwa. 

Kondisi tersebut membuat pemerintah menghadapi tantangan untuk memberikan edukasi secara langsung kepada seluruh orang tua.

“Cara edukasi terbaik adalah melalui pengalaman langsung. Kita berikan akses awal tanpa fitur interaksi, lalu orang tua belajar bagaimana mengelola interaksi tersebut,” jelas Meutya.

BACA JUGA:Komdigi Ancam Denda hingga 6 Persen Pendapatan bagi Platform yang Langgar PP Tunas

LEGO Diminta Perhatikan Ketentuan PP Tunas

Dalam kesempatan tersebut, Meutya juga menyampaikan dukungan pemerintah terhadap kehadiran LEGO di Indonesia. 

Namun, dukungan tersebut tetap disertai penekanan agar penyelenggaraan layanan yang berkaitan dengan anak dan remaja mengikuti ketentuan yang berlaku.

Pemerintah berharap, implementasi PP Tunas dapat berjalan sejalan dengan upaya perusahaan dalam menyediakan pengalaman digital yang aman bagi pengguna anak.

“Sekali lagi, kami akan sangat mendukung. Namun, tentu saja hal ini tetap harus mematuhi ketentuan PP Tunas,” pungkas Meutya.

Penerapan PP Tunas menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat tata kelola ruang digital, terutama dalam memberikan perlindungan terhadap anak dan remaja dari berbagai potensi risiko saat menggunakan layanan elektronik.

Dengan semakin berkembangnya layanan digital yang dapat diakses anak, aspek keamanan, pengelolaan fitur interaksi, keterlibatan orang tua, serta edukasi digital menjadi sejumlah hal yang perlu diperhatikan dalam menciptakan ekosistem digital yang ramah anak. (abm)