Indonesia dan India Sepakati Kerja Sama Telekomunikasi 4G, 5G, hingga Riset 6G

Indonesia dan India Sepakati Kerja Sama Telekomunikasi 4G, 5G, hingga Riset 6G

Menkomdigi Meutya Hafid dan Menteri Komunikasi India Jyotiraditya M Scindia. (Dok Komdigi)--

Jakarta, IDPemerintah Indonesia dan India menyepakati penguatan kerja sama di bidang teknologi dan layanan telekomunikasi seluler dan kebencanaan, terutama dalam pengembangan dan riset bersama.

Kolaborasi akan difokuskan pada pengmbangan dan siret pada teknologi seluler 4G, 5G, hingga penjajakan teknologi 6G, serta teknologi masa depan seperti quantum technology dan komunikasi nirkabel mutakhir.

Kerja sama yang dituangkan dalam memorandum of understanding (MoU) akan berlaku selama lima tahun ke depan sejak tanggal penandatanganan dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan tertulis kedua pihak.

Penandatangan MoU dilakukan oleh Menteri Komunikasi dan Digital RI (Menkomdigi) Meutya Hafid bersama Menteri Komunikasi India Jyotiraditya M Scindia. 

Kerja sama kedua negara merupakan tindak lanjut hasil pembahasan Joint Leaders’ Statement dalam kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India ke Indonesia yang diterima langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Draf final dokumen kerja sama juga telah dipertukarkan dalam agenda exchange of document di hadapan pimpinan kedua negara.

BACA JUGA:Pemenang Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Ditugasi Bangun Akses Internet 538 Desa

Menkomdigi Meutya Hafid mengatakan, lewat kerja sama itu, Indonesia ingin memastikan transformasi digital membuat masyarakat di Tanah Air makin mampu menguasai, mengembangkan, dan menciptakan teknologi masa depan. 

“Kerja sama dengan India menjadi salah satu ruang strategis untuk memperkuat kapasitas tersebut,” ujar Meutya di Jakarta, dikutip InfoDigital, Selasa (15/09/2026).

Pengembangan dan riset bersama akan mencakup teknologi 4G, 5G, hingga penjajakan teknologi 6G, serta teknologi masa depan seperti quantum technology dan komunikasi nirkabel mutakhir.

“Kita berbicara tentang 4G dan 5G, tetapi juga teknologi yang akan menentukan konektivitas dan daya saing digital pada masa mendatang. Karena itu, riset, pengembangan sumber daya manusia, dan kolaborasi industri harus kita siapkan sejak sekarang,” tuturnya.

Teknologi Seluler dan Kebencanaan 

Meutya melanjutkan, penguasaan teknologi telekomunikasi seluler menjadi makin penting seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas yang cepat, andal, dan tangguh. 

Kerja sama juga mencakup penguatan komunikasi untuk penanganan bencana