Mitratel Bagi Dividen Rp25 Per saham 31 Juli

Mitratel Bagi Dividen Rp25 Per saham 31 Juli

Jajaran manajemen Mitratel. (Dok Mitratel)--

Jakarta, ID - PT Dayamitra Telekomunikasi/Mitratel Tbk, emiten penyelanggara jasa menara telekomunikasi anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berkode saham MTEL, akan membagikan dividen Rp25,65 per saham pada 31 Juli 2026.

Hal itu merupakan penjadwalan yang diputuskan oleh Direksi Mitratel sebagai amanat dari rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST)  pada Selasa (30/6/206) akan membagikan dividen tunai Rp2,08 triliun atau Rp25,6 per saham.

“Perseroan menyampaikan rencana pembagian dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 30 Juni 2026,” ungkap Investor Relations Mitratel Alif Bajara, dikutip InfoDigital, Senin (6/7/2026).

BACA JUGA:Mitratel dan AALTO Kembangkan Infrastruktur Telko Indonesia

Hal itu pun telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan dan ditembuskan kepada Bursa Efek Indonesia sebagai bagian untuk keterbukaan informasi kepada investor/publik.

Alif menjelaskan, Direksi Mitratel pun telah menetapkan tahapan dan jadwal pembagian dividen tunai tersebut kepada para pemegang saham yang berhak.

Tanggal efektif ditetapkan pada 30 Juni 2026, tanggal ex dividen di pasar reguler dan negosiasi 8 Juli 2026, serta tanggal ex dividen di pasar reguler dan negosiasi 9 Juli 2026.

Selanjutnya, tanggal cum dividen di pasar tunai 10 Juli 2026, ex dividen di pasar tunai 13 Juli 2026, daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai  10 Juli 2026, dan tanggal pembayaran dividen 31 Juli 2026.

98% Laba Bersih

Sementara itu, keputusan pembagian total dividen Rp2,07 triliun dari kinerja keuangan 2025 tersebut setara dengan 98% dari laba bersih perseroan yang mencapai Rp2.119.352.342.465.

BACA JUGA:Mitratel Telah MESOP Tahap III 41.100 Saham

Pembagian dividen yang sangat besar dibandingkan dengan laba bersihnya itu dilakukan karena keuangan Mitratel cukup sehat. Sebab, total ekuitas tercatat Rp33.351.201.648.713 pada 31 Desember 2025.

“(Di sisi lain), saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp2.930.934.640.121,” tutur Alif.

Sepanjang tahun buku 2025, Mitratel membukukan pendapatan Rp9,53 triliun, EBITDA Rp7,83 triliun, serta laba bersih sebesar Rp2,12 triliun. Ini didukung model bisnis berbasis recurring revenue, profitabilitas yang tinggi, dan arus kas operasional yang kuat.