Pameran Kriyanusa 2026 Hadirkan Teknologi Imersif Digital dan Kriya Nusantara

Pameran Kriyanusa 2026 Hadirkan Teknologi Imersif Digital dan Kriya Nusantara

Konpers pameran Kriyanusa 2026. (Dok Komdigi)--

Jakarta, ID – Pameran Kerajinan Nusantara atau Kriyanusa 2026 menawarkan konsep berbeda dengan menghadirkan teknologi imersif digital di tengah ragam karya kriya dari berbagai daerah Indonesia.

Mengusung tema ‘Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia’, Kriyanusa 2026 dijadwalkan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 26-30 September 2026.

Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tri Tito Karnavian menjelaskan bahwa teknologi imersif menjadi salah satu pembeda dalam Kriyanusa 2026.

Konsep ruang digital memungkinkan pengunjung mendapatkan pengalaman lebih interaktif. Visual yang ditampilkan dapat menyesuaikan interaksi pengunjung sehingga suasana pameran terasa lebih dinamis.

Menurut Tri Tito, gagasan tersebut mendapat inspirasi dari pengalaman Indonesia saat mengikuti World Expo Osaka di Jepang. Teknologi kemudian diadaptasi ke dalam penyelenggaraan pameran kerajinan di Indonesia.

“Ini memang di eranya digital,” ujar Tri Tito di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Jakarta Pusat, dikutip InfoDigital, Jumat (18/9/2026.

Meski membawa pendekatan teknologi, Kriyanusa 2026 tetap menempatkan karya perajin dan kekayaan budaya daerah sebagai bagian utama pameran.

Sumatera Selatan Jadi Ikon 

Pada penyelenggaraan tahun ini, Sumatera Selatan dipilih sebagai ikon Kriyanusa 2026. 

Kekayaan kriya, wastra, dan warisan budaya Sumatera Selatan akan menjadi sumber inspirasi dalam desain area pameran maupun sejumlah kegiatan yang digelar selama acara.

Kehadiran berbagai produk tradisional hingga karya dengan pendekatan modern menunjukkan bagaimana kekayaan budaya dapat terus dikembangkan mengikuti kebutuhan zaman.

Produk yang ditampilkan mencakup berbagai subsektor kriya, seperti batik, tenun, songket, anyaman, keramik, ukiran, serta karya kontemporer yang tetap mempertahankan unsur tradisi.

Ekspor Kerajinan Indonesia 

Selain menjadi ruang apresiasi bagi perajin, Kriyanusa 2026 juga diarahkan untuk memperluas peluang pasar produk kerajinan Indonesia ke Tingkat global.