80,6% WNI Sudah Online, Pemerintah Dorong Domain .id Makin Berperan

80,6% WNI Sudah Online, Pemerintah Dorong Domain .id Makin Berperan

Wamenkomdigi Nezar patria di acara PANDI, Jakarta. (Dok Kemkomdigi) --

Jakarta, ID – Sebanyak 80,6% penduduk Indonesia (WNI) kini telah terhubung ke internet, atau aktif di dunia maya (online). Domain buatan Indonesia, yakni .id pun diharapkan berkontribusi ke ekonomi digital Tanah Air.

Dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai sekitar 280 jutaan jiwa, tingginya penetrasi internet tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital global.

Pemerintah tidak ingin besarnya jumlah pengguna internet hanya menjadikan Indonesia sebagai pasar bagi perusahaan teknologi dan platform global. 

Potensi tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha nasional menjadi bagian aktif dari pertumbuhan ekonomi digital.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan, besarnya jumlah masyarakat yang telah terkoneksi internet memberikan Indonesia kekuatan pasar yang signifikan.

“Dengan jumlah ini kita, punya market power luar biasa. Jangan hanya berhenti pada market power. Kita harus bisa menjadi pemain yang signifikan dalam ekosistem digital yang sedang bertumbuh cukup dahsyat,” ujar Nezar di Jakarta Selatan, dikutip InfoDigital, Kamis (3/9/2026).

BACA JUGA:PANDI, FTII, dan ASPILUKI Gelar Developerday.id 2026

Domain .id Dinilai Punya Peran Strategis

Salah satu aspek yang dinilai penting untuk memperkuat identitas Indonesia di ruang digital adalah penggunaan domain .id, sebagai domain tingkat tinggi kode negara atau country code top-level domain (ccTLD) Indonesia.

Berdasarkan catatan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), jumlah domain .id saat ini telah mencapai sekitar 1,5 juta.

Pemerintah menilai, pemanfaatan domain .id masih dapat diperluas, khususnya untuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), institusi pendidikan, hingga layanan publik.

Menurut Nezar, semakin luas penggunaan domain .id akan membuat keberadaan berbagai layanan, bisnis, dan aktivitas ekonomi lokal lebih mudah dikenali sebagai bagian dari ekosistem digital Indonesia.

“Pemerintah bersama PANDI dan industri perlu memperluas adopsi domain .id bagi UMKM, institusi pendidikan, hingga layanan publik,” kata Nezar.

Domain .id Bukan Sekadar Identitas Digital