Telkom Siapkan Data Center AI hingga 1 GW

Telkom Siapkan Data Center AI hingga 1 GW

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji. (Dok Telkom)--

Dari aspek wilayah, kebutuhan data center terkonsentrasi di kawasan Jawa-Madura-Bali (Jamali). Selain itu, Batam dan kawasan Indonesia Timur menjadi wilayah yang diproyeksikan memiliki kebutuhan kapasitas komputasi.

Permintaan tersebut diperkirakan terus meningkat hingga 2030 sejalan dengan semakin luasnya penggunaan AI dalam operasional BUMN.

Pemanfaatan AI Diproyeksikan Berubah hingga 2030

Perkembangan kebutuhan AI juga diperkirakan mengubah pola penggunaan data center.

Dalam periode 2026–2029, AI masih banyak digunakan sebagai perangkat pendukung pekerjaan dan aktivitas operasional sehari-hari. 

Namun, memasuki 2030, pemanfaatannya diproyeksikan bergerak menuju AI agent dan sistem operasional berbasis AI yang lebih terintegrasi.

Dalam skenario tersebut, konsumsi untuk kebutuhan AI diperkirakan dapat mencapai sekitar 70% dari total kapasitas data center.

Perubahan pola penggunaan ini membuat kebutuhan terhadap infrastruktur komputasi berkapasitas besar, konektivitas, serta pasokan energi yang stabil menjadi semakin penting.

BACA JUGA:Telkomsel Dorong UKM Manfaatkan AI untuk Go Global

NeutraDC Siapkan Data Center AI 1 GW

Untuk merespons pertumbuhan kebutuhan tersebut, NeutraDC menyiapkan rencana pengembangan data center AI dengan kapasitas hingga 1 GW.

Pengembangan tersebut direncanakan mencakup beberapa kawasan strategis, yakni Batam, Jabodetabek, Jawa, dan Manado (Sulawesi Utara).

Selain pusat data berskala besar, NeutraDC juga menyiapkan jaringan 26 edge data center yang tersebar di 21 kota. 

Strategi pengembangan itu menjadi bagian dari pendekatan multiwilayah untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan komputasi AI secara nasional.

Direktur NeutraDC Rakhmad Tunggal Afifuddin pun turut memaparkan kesiapan infrastruktur pusat data AI dan tahapan pengembangan menuju kapasitas 1 GW.