OMNI Perkuat Infrastruktur Digital untuk Mendukung Era AI

OMNI Perkuat Infrastruktur Digital untuk Mendukung Era AI

Gelaran Morning Coffee with OMNI di Batam. (Dok OMNI)--

BACA JUGA:Kabel Laut Telkom Terhubung dari Nongsa, Batam ke Changi, Singapura

Integrasikan Cloud, Data Center, Computing, dan Connectivity

Perkembangan AI membuat kebutuhan perusahaan terhadap infrastruktur digital mengalami perubahan. 

Infrastruktur pun tidak lagi hanya dipandang sebagai penyedia kapasitas komputasi dan penyimpanan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem yang menghubungkan berbagai komponen teknologi.

Integrasi antara cloud, computing, data center, dan connectivity menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung workload modern.

Melalui OMNI Data Center, OMNI juga menyediakan infrastruktur interkoneksi melalui OMNIIX (Internet Exchange) serta layanan peering

Infrastruktur tersebut mendukung kebutuhan konektivitas berbagai pihak dalam ekosistem digital, mulai dari perusahaan, internet service orovider (ISP), penyedia cloud, penyedia konten, hingga operator jaringan.

“Melalui acara tersebut, kami ingin berdiskusi bersama industri mengenai bagaimana kesiapan infrastruktur dapat menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis,” ujar juru bicara OMNI.

Forum tersebut juga memberikan kesempatan bagi OMNI untuk berdialog langsung dengan pelanggan dan pemangku kepentingan industri mengenai kebutuhan konektivitas, penerapan infrastruktur, serta peluang kolaborasi dalam membangun ekosistem digital yang semakin terkoneksi.

BACA JUGA:Telkom Siapkan Data Center AI hingga 1 GW

Batam Jadi Bagian Penting Ekosistem Digital 

Batam kini telah menjadi salah satu wilayah yang semakin mendapat perhatian dalam perkembangan infrastruktur digital, termasuk data center, Indonesia. 

Lokasinya yang berdekatan dengan Singapura serta perkembangan konektivitas digital menjadi sejumlah faktor yang mendukung pertumbuhan ekosistem data center di kawasan tersebut.

Pada Juli 2026, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyampaikan bahwa industri data center di Batam tumbuh sekitar 22% secara year-on-year (YoY). 

Angka tersebut disebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan industri data center secara nasional yang berada di sekitar 19%.