IKM Fesyen dan Kriya Didorong Manfaatkan Platform Digital
Pembinaan IKM untuk tingkatkan daya saing. (Dok Kemenperin)--
Jakarta, ID – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong pelaku industri kecil dan menengah (IKM), khususnya sektor fesyen dan kriya, untuk makin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan platform digital.
Pemanfaatan kanal digital dinilai penting bagi IKM untuk memperkuat daya saing sekaligus membuka akses ke pasar yang lebih luas.
Bagi pelaku usaha, platform digital tidak hanya dapat digunakan sebagai sarana promosi, tetapi juga menjadi instrumen untuk membangun merek, memahami konsumen, dan menciptakan nilai tambah produk.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, transformasi digital menjadi salah satu faktor penting bagi IKM dalam meningkatkan skala usaha.
Menurutnya, perubahan perilaku konsumen membuat pelaku industri perlu menyesuaikan strategi pemasaran dengan perkembangan berbagai platform digital.
“Pelaku IKM saat ini harus memanfaatkan berbagai kanal digital guna membangun identitas merek, menciptakan narasi untuk meningkatkan nilai produknya, memahami karakter konsumen, serta menentukan strategi dan jenis konten sesuai dengan bisnisnya,” kata Agus di Jakarta, dikutip InfoDigital, Senin (24/8/2026).
BACA JUGA:Optimasi AI pada UKM RI Buka Peluang Ekonomi Rp910 Triliun
IKM Perlu Adaptif
Persaingan di industri fesyen dan kriya semakin berkembang seiring perubahan pola konsumsi masyarakat. Konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan produk dan dapat menemukan berbagai merek melalui platform digital.
Kondisi tersebut membuat pelaku IKM tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk. Kemampuan membangun identitas merek, menyampaikan cerita di balik produk, serta berkomunikasi dengan konsumen menjadi bagian penting dari strategi bisnis.
Kemenperin menilai, optimalisasi teknologi digital dapat membantu IKM memperluas jangkauan pemasaran tanpa terbatas pada wilayah operasionalnya.
Selain promosi, kanal digital juga dapat dimanfaatkan untuk mengamati respons konsumen terhadap produk. Informasi tersebut kemudian dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pelaku usaha dalam menentukan jenis produk, strategi komunikasi, hingga konten pemasaran.
Pertumbuhan Industri Fesyen dan Kriya
Kemenperin memberikan perhatian terhadap pengembangan sektor fesyen dan kriya karena memiliki potensi ekonomi yang cukup besar.