Indosat, Telkomsel, dan XLSMART Lolos Evaluasi Dokumen Lelang Frekuensi Radio 700 MHz dan 2,6 GHz
Teknisi Telkomsel siapkan jaringan 5G Sambut Nataru. (Dok Telkomsel)--
Jakarta, ID - Tiga operator seluler (opsel), yakni PT Indosat Tbk (ISAT), PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) sebagai anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk, dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) lolos evaluasi dokumen lelang frekuensi radio700 MHz dan 2,6 GHz/2.600 MHz.
Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan kelengkapan dokumen permohonan keikutsertaan seleksi yang dilaksanakan pada 18 Juni 2026 dan verifikasi dokumen administrasi serta klarifikasi dokumen administrasi kepada seluruh peserta seleksi pada 18-25 Juni 2026.
BACA JUGA:3 Opsel Klarifikasi Dokumen Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz
“Tim Seleksi (pun) menyatakan peserta seleksi lulus evaluasi administrasi pada seleksi pengguna pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz untuk keperluan penyelenggaraan jaringan bergerak seluler tahun 2026,” ungkap Tim Seleksi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), dikutip InfoDigital, Jumat (26/6/2026).
Berdasarkan hasil evaluasi administrasi sebagaimana dimaksud, proses seleksi dilanjutkan ke tahapan lelang harga yang akan dimulai pada hari Selasa, 7 Juli 2026, pukul 09.00 WIB melalui sistem e-Auction.
Peserta seleksi pun wajib memiliki, atau membuat tanda tangan digital (e-Sign) pada platform yang dimiliki oleh Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), yaitu Peruri Shield.
BACA JUGA:XLSMART Pertimbangkan Utang Bank untuk Danai Lelang Frekuensi
Hak Sanggahan
Sementara itu, sesuai ketentuan dalam dokumen seleksi, peserta seleksi juga dapat menyampaikan sanggahan hasil evaluasi administrasi dalam bentuk tertulis melalui surat resmi yang disertai bukti yang memperkuat sanggahan yang disampaikan secara daring melalui sistem e-Auction paling lambat 29 Juni 2026, Pukul 15.00 WIB.
“Apabila sanggahan disampaikan melebihi batas waktu dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan dalam dokumen seleksi, sanggahan dinyatakan tidak diterima,” ungkap Tim Seleksi.
Di sisi lain, Tim Seleksi juga menyatakan, pelaksanaan seleksi/lelang frekuensi akan tetap berlangsung/dilanjutkan meskipun nantinya terdapat sanggahan hasil evaluasi administrasi dari tiga opsel tersebut. (lmm)